Kompas.com - 06/01/2013, 11:23 WIB
EditorEgidius Patnistik

TEGUCIGALPA, KOMPAS.com - Honduras mencopot duta besarnya untuk Kolombia di tengah munculnya sejumlah laporan tentang asisten pribadinya yang terlibat sebuah pesta yang melampaui batas kesantunan (wild party) yang diselanggaran di kedutaan besar Honduras di Bogota.

Menurut laporan media, pesta itu dihadiri sejumlah pekerja seks. Pesta itu juga berbuntut hilangnya sejumlah telepon seluler dan komputer.

Kementerian Luar Negeri Honduras menuntut pertanggungjawaban duta besarnya, Carlos Rodriguez. Kementerian itu dalam sebuah pernyataan telah mengatakan, Rodriguz mundur dari jabatannya hari Sabtu (5/1), setelah pemerintah meminta dia mengundurkan diri.

Asisten pribadi Rodriguez keluar bersama teman-temannya dari kedutaan pada 20 Desember. Mereka lalu membawa beberapa pekerja seks dari sebuah kawasan pelacuran di Bogota ke kedutaan. Di sana mereka mengonsumsi alkohol dan merusak sejumlah fasilitas kedutaan, lapor harian El Heraldo.

Tidak jelas apakah Rodriguez hadir dalam pesta tersebut. Namun Kementerian Luar Negeri Honduras mengatakan, penyelidikan kini tengah berlangsung.

Tahun lalu, belasan anggota pasukan pengamanan (Secret Service) presiden AS dituduh melakukan pelanggaran karena membawa sejumlah perempuan, beberapa dari mereka merupakan pekerja seks, ke kamar hotel mereka menjelang kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Kolombia. Peristiwa itu menjadi skandal terbesar yang menimpa lembaga tersebut.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X