Kompas.com - 03/01/2013, 22:39 WIB
EditorErvan Hardoko

NEW DELHI, KOMPAS.com - Kepolisian India mendakwa lima orang melakukan pemerkosaan dan pembunuhan seorang mahasiswi di bus India bulan lalu dalam serangan yang menggemparkan negara itu.

Dakwaan resmi dikenakan kepada mereka di pengadilan Delhi pada Kamis, 3 Januari, tetapi kelima terdakwa tidak dihadirkan di pengadilan.

"Kami telah menyerahkan dokumen dakwaan terhadap lima tersangka," kata penyelidik polisi di pengadilan seperti dikutip kantor berita AFP.

Terdakwa berusia antara 19 hingga 35 tahun dan menghadapi hukuman mati bila terbukti bersalah.

Tersangka keenam belum dikenai dakwaan sejauh ini karena masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui umur pasti tersangka. Tersangka keenam disebut-sebut baru berusia 18 tahun.

Wartawan BBC di Delhi, Sanjoy Majumder, melaporkan tersangka biasanya diharuskan hadir di pengadilan untuk mendengar dakwaan, tetapi kali ini mereka tidak dihadirkan mungkin demi alasan keamanan. 

Cara Pandang

Sidang kasus yang menghebohkan di India itu akan dilakukan oleh pengadilan kilat.  Sidang pertama dijadwalkan akan digelar akhir pekan ini.

Kasus bermula ketika seorang mahasiswi diperkosa beramai-ramai di dalam bus pada tanggal 16 Desember 2012.

Mahasiswi itu hendak pulang dari bioskop bersama teman prianya. Keduanya dipukuli dan dilempar keluar bus usai pemerkosaan.

Serangan menyebabkan kemarahan dan gelombang protes.

Warga juga menuntut pihak berwenang memberlakukan peraturan ketat sehubungan dengan pemerkosaan, peningkatan keamanan dan kampanye terus menerus untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap perempuan.

Pemerintah telah membentuk beberapa panel untuk mengkaji kasus dan membuat rekomendasi yang diperlukan guna memberikan perlindungan kepada perempuan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.