Kompas.com - 26/12/2012, 14:35 WIB
EditorErvan Hardoko

TOKYO, KOMPAS.com - Mantan Perdana Menteri Konservatif Jepang Shinzo Abe dipilih oleh parlemen untuk menduduki jabatan yang sama.

Pemilihan ini menyusul kemenangan kemenangan telak partainya dalam pemilu awal bulan ini.

Partai Demokrasi Liberal (LDP) dan mitra koalisinya memiliki mayoritas dua pertiga di parlemen rendah.

Partai Demokrasi (DPJ) yang berkuasa menderita kekalahan besar dalam pemilu.

Abe, yang pernah menjabat sebagai perdana menteri pada 2006-07, diperkirakan akan membentuk kabinet baru hari ini.

Ia dipandang sebagai pemimpin yang matang dan tepat namun ia terpaksa mengundurkan diri karena kesehatannya memburuk.

Cucu dari mantan perdana menteri dan anak dari mantan menteri luar negeri, Abe, 58, telah berjanji untuk mengambil kebijakan garis keras dalam sengketa perbatasan dengan Cina.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cina mendesak pemerintahan Jepang yang baru mengambil "langkah-langkah praktis" untuk mengatasi sengketa di Laut Cina Timur ini. 

Abenomics

Abe, 58, juga menyerukan amandemen UUD Jepang dan sentimen patriotik ditumbuhkan.

DPJ terpilih pada 2009 karena berjanji meningkatkan kesejahteraan dan menghapus ikatan antara birokrasi dan bisnis besar.

Namun kegagalan DPJ mewujudkan janji ekonomi dan respon yang lemah terhadap gempa bumi dan tsunami 11 Maret 2011 membuat mereka kehilangan dukungan rakyat.

Kali ini Abe berkampanye dengan menjanjikan akan mengakhiri stagnasi ekonomi, meningkatkan daya beli masyarakat dan kebijakan moneter yang lebih longgar.

Tetapi sejumlah ahli ekonomi mengatakan tidak ada yang baru dalam kebijakan Abe atau "Abenomics".

Ia juga mengatakan akan mengizinkan energi nuklir memiliki peran dalam masa depan Jepang.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X