Kompas.com - 26/12/2012, 10:52 WIB
EditorErvan Hardoko

BEIJING, KOMPAS.com — Mulai Rabu (26/12/2012), China secara resmi mengoperasikan jalur kereta cepat terpanjang di dunia. Jalur ini menghubungkan ibu kota Beijing dengan kota bisnis Guangzhou di pesisir selatan negeri itu yang berjarak 2.298 km.

Kereta cepat yang akan melintasi rute ini melaju dengan kecepatan rata-rata 350 km per jam sehingga jarak Beijing-Guangzhou akan ditempuh hanya dalam waktu delapan jam. Dulu, dengan kereta api konvensional, butuh 22 jam untuk menempuh jarak yang sama.

Sepanjang perjalanan, terdapat 35 perhentian di sejumlah kota besar, seperti ibu kota Provinsi Hebei Shijiazhuang; ibu kota Provinsi Henan, Zhengzhou; ibu kota Provinsi Hubei, Wuhdan; dan ibu kota Provinsi Hunan, Changsa.

Sejauh ini, Pemerintah China tidak mengungkap besarnya biaya pembangunan rute kereta cepat ini. China saat ini memiliki 8.600 km jalur rel kereta api cepat. Panjang jalur kereta api China saat ini adalah yang terpanjang di seluruh dunia. Pada 2020, Pemerintah China berharap sudah bisa membangun 16.000 km jalur kereta api.

Namun, upaya China membangun infrastuktur kereta api cepat ini bukannya tanpa masalah. Pada Juli 2011, terjadi tabrakan kereta cepat yang mengakibatkan 40 orang meninggal dunia.

Kecelakaan terburuk sejak 2008 itu memicu protes warga yang menganggap pemerintah mengabaikan faktor keselamatan demi mencapai target pembangunan dengan cepat. Kini Pemerintah China mencoba meyakinkan warganya bahwa keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama.

"Kami tak bisa menjamin tak ada lagi kesalahan di masa depan dan kami telah mendapat tekanan dari publik terkait masalah keamanan ini," demikian pernyataan Kementerian Kereta Api seperti dikutip harian pemerintah Global Times.

Pembukaan rute baru ini berarti kereta ini sudah bisa digunakan pada saat perayaan Tahun Baru China pertengahan Februari 2013. Saat itu, ratusan juta warga China akan mudik ke kampung halamannya untuk merayakan tahun baru bersama keluarga.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.