Kompas.com - 22/12/2012, 09:39 WIB
EditorEgidius Patnistik

GAZA, KOMPAS.com - Pasukan Israel yang berpatroli di sisi perbatasan Gaza, Jumat (21/12), menembak dan mencederai lima warga Palestina. Para tentara itu menganggap warga Palestina tersebut berada di tempat terlarang, kata militer Israel.

Menurut sejumlah petugas medis Gaza, kelima pekerja di bidang pertanian itu mengalami luka-luka ringan hingga sedang dan nyawa mereka tidak dalam bahaya.

Seorang juru bicara militer Israel mengatakan, orang-orang itu mendekati sebuah daerah di dekat pagar perbatasan dan pasukan "bertindak sesuai dengan prosedur yang ditetapkan" setelah orang-orang itu tidak mematuhi seruan untuk meninggalkan daerah tersebut.

Israel melarang warga Gaza mendekati pagar perbatasan karena mereka khawatir gerilyawan akan menyerang pasukan patroli perbatasan atau menembak para petani Israel yang bekerja di ladang-ladang di dekat perbatasan tersebut.

Pasukan Israel telah menembak warga Gaza di dekat perbatasan itu sedikitnya 10 kali sejak berakhirnya ofensif delapan hari pada bulan lalu. Sekitar 30 orang cedera akibat insiden-insiden itu, kata para pejabat Gaza.

Israel dan kelompok pejuang Hamas yang menguasai Jalur Gaza terlibat dalam perang delapan hari bulan lalu yang menewaskan 174 orang Palestina, termasuk lebih dari 100 warga sipil, serta enam orang Israel, yaitu empat warga sipil dan dua prajurit. Kekerasan itu mulai meletus pada 14 November dengan tewas komandan militer Hamas Ahmed Jaabari oleh serangan udara Israel.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X