Remaja Arab-Israel Pelaku Bom Bus Tel Aviv

Kompas.com - 19/12/2012, 19:15 WIB
EditorErvan Hardoko
TEL AVIV, KOMPAS.com -  Seorang pemuda Arab-Israel berusia 18 tahun pada Rabu (19/12/2012), didakwa memasang bom dalam sebuah bus di Tel Aviv yang kemudian meledak dan mengakibatkan 29 orang terluka. Insiden bom itu terjadi di puncak konflik bersenjata Israel-Palestina di Jalur Gaza, bulan lalu.

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tel Aviv, Mohammed Mafarja, warga desa Taibe di Israel tengah, didakwa membantu musuh di masa perang, melakukan percobaan pembunuhan, konspirasi jahat, mengakibatkan ledakan dan melukai banyak orang.

Berdasarkan surat dakwaan, Mafarja naik ke sebuah bus di Tel Aviv pada 21 November. Dia kemudian menaruh bom itu dan mengaktifkannya setelah dia turun. Bom diaktifkan rekannya Ahmed Moussa dengan menggunakan telepon genggam.

Kedua orang ini memutuskan untuk membela Gaza dan membalas kematian komandan militer Hamas, Ahmed Jaabari, yang tewas dibunuh Israel pada 14 November yang kemudian memicu pertempuran selama delapan hari.

"Mereka memutuskan untuk membantu Hamas dan menyerang warga yang tak bersalah," demikian pernyataan dari dinas intelijen dalam negeri Israel, Shin Bet.

Shin Bet menambahkan Moussa adalah aktivis Hamas dari Bit Liqya di Tepi Barat. Dialah pemimpin kelompok yang melakukan serangan bom itu. Dalam kelompok itu terdapat dua orang lain yang tinggal satu desa dengan Mafarja.

Shin Bet meyakini Moussa telah mengumpulkan informasi intelijen untuk mempersiapkan serangan itu, merakit bom dan menyerahkannya ke Mafarja sebelum meledakkan bom itu.

Dua anggota kelompok ini diyakini Shin Bet bernama Fuad Assi dan Mohammad Damra. Keduanya membantu menyiapkan bom dan ikut merencanakan serangan lain di masa datang.

Shin Bet menambahkan Mafarja sudah tinggal di Beit Liqya sejak September dan dipilih menjadi penaruh bom karena dia adalah warga negara Israel sehingga bebas keluar masuk kota.

Kejaksaan Tel Aviv mengatakan ketiga tersangka lain masih dalam pemeriksaan dan ketiganya akan diajukan ke pengadilan militer.

 

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X