Kompas.com - 19/12/2012, 10:01 WIB
EditorEgidius Patnistik

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden AS Barack Obama ingin menerapkan kembali larangan atas senapan serbu pasca pembantaian massal di Newtown, Connecticut, kata juru bicaranya.

Jay Carney mengatakan presiden "aktif mendukung" rencana senator Demokrat untuk memperkenalkan satu rancangan undang-undang di hari pertama Kongres berikutnya.

Kemungkinan akan ada tindakan terharap celah amunisi dan penjualan senjata, kata Carney.

Dalam pernyataan pertama sejak penembakan terjadi Jumat lalu, Asosiasi Senapan Nasional (NRA) mengatakan mereka "sangat sedih" dengan serangan itu.

Kelompok yang giat mengkampanyekan hak memiliki senjata itu mengatakan mereka "terdiri dari empat juta ibu dan ayah, anak perempuan dan lelaki, dan kami sangat terkejut, sedih dan terguncang dengan berita mengenai pembunuhan yang mengerikan dan tidak berperikemanusiaan di Newtown.

"NRA siap memberikan kontribusi berarti untuk memastikan hal ini tidak akan pernah terjadi lagi," kata pernyataan itu, dan mengumumkan "konferensi pers penting" pada 21 Desember.

Adam Lanza membunuh 20 anak dan enam orang dewasa dalam serangan Jumat lalu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para siswa di distrik Newtown kembali bersekolah hari Selasa, tetapi Sekolah Dasar Sandy Hook, dimana penembakan terjadi, masih menjadi tempat kejadian perkara.

Presiden AS sebelumnya telah menunjukkan dukungannya untuk memberlakukan kembali larangan atas senapan serbu, yang hangus pada 2004.

"Ia sangat aktif mendukung, misalnya, niat Senator (Dianne) Fenstein untuk menghidupkan kembali legislasi untuk melarang senapan serbu," kata Carney.

Sekretaris pers Gedung Putih itu menambahkan bahwa Obama juga mendukung legislasi senjata lainnya, termasuk klip amunisi kapasitas tinggi dan menentang celah yang mengizinkan pembelian senjata di pertunjukan senjata tanpa pemeriksaan latar belakang.

Berita lainnya, baca di : Pembantaian siswa SD di AS

 

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X