"Pembantai Connecticut" itu Pemuda Pintar, Pemalu, dan Tak Punya Facebook

Kompas.com - 15/12/2012, 12:41 WIB
EditorAna Shofiana Syatiri

NEW YORK, KOMPAS.com — Adam Lanza (20), pelaku pembantaian di SD Sandy Hook, bagi teman-temannya, dikenal sebagai sosok pemalu, minder, tetapi pintar. Rasa malunya ini membuat dia juga tidak memiliki Facebook atau jejaring sosial lainnya.

Dalam kenangan teman-temannya, wajahnya selalu terlihat pucat, tubuh yang tinggi, dan kurus kering. Jalannya terlihat kaku dengan tangan selalu di sisi badannya.

Namun, image tentang Adam Lanza yang pemalu dan kaku itu hilang setelah Jumat (14/12/2012) waktu setempat  dia diketahui menembaki siswa Sekolah Dasar Sandy Hook di Negara Bagian Connecticut. Dengan berbekal dua pistol dan senapan otomatis, dia membunuh 20 siswa dan enam orang dewasa di sekolah tempat ibunya mengajar itu. Setelah itu, dia bunuh diri.

Dalam masa remajanya yang singkat itu, Adam hanya meninggalkan sedikit yang bisa diingat. Dia tidak memiliki Facebook, bahkan fotonya tak terpajang di buku tahunan angkatan 2010 SMA-nya. Hanya ada tulisan Camera shy dalam kotak yang seharusnya memajang foto Adam Lanza. Bahkan, beberapa temannya tak yakin bahwa dia lulus dari sekolah tersebut.

Matt Baier, teman sekolah Adam yang sekarang mahasiswa pertama di University of Connecticut, mengingat betapa Adam sangat tidak nyaman dengan pertemanan di sekolah.

Beberapa teman Adam lainnya mengerti bahwa dia mengalami gangguan perkembangan mental, bahkan ada yang menyebutnya menderita sindrom Asperger atau tingkat tertinggi dari autis.

"Dari yang saya lihat, orang-orang membiarkan dia menjadi dirinya sendiri dan memang begitu," kata Baier.

Baier yang duduk di sebelahnya saat pelajaran matematika menceritakan betapa pendiamnya Adam. Meski begitu, dia selalu mendapatkan nilai tertinggi dari pelajaran tersebut.

"Jika melihat dia, kamu tidak akan melihat emosi apa pun di wajahnya," kata mantan teman Adam lainnya.

"Bisa dikatakan bahwa dia merasa tidak nyaman dijadikan pusat perhatian. Mungkin dia tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Sepertinya dia menjadi orang yang tidak terlalu dikenal dan orang juga tidak menyadari bahwa seharusnya dia mendapatkan penanganan mental," kata Olivia DeVivo, teman Adam lainnya.

Sepanjang ingatannya, Olivia mengaku tidak pernah melihat Adam berteman, atau bahkan berbicara dengan seseorang. Menurutnya, Adam seperti bukan bagian dari kota Hoboken, New Jersey, tempat tinggal mereka.

Bahkan, seorang teman Randy Lanza, kakak Adam, mengatakan bahwa Randy menyebut adiknya mengalami gangguan mental. Pihak berwajib yang dimintai tanggapannya mengaku akan menyelidiki kemungkinan tersebut.

 

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

    Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

    Internasional
    Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

    Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

    Internasional
    Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

    Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

    Internasional
    Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

    Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

    Internasional
    Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

    Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

    Internasional
    Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

    Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

    Internasional
    6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

    6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

    Internasional
    Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

    Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

    Internasional
    Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

    Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

    Internasional
    Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

    Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

    Internasional
    Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

    Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

    Internasional
    Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

    Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

    Internasional
    2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

    2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

    Internasional
    Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

    Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X