Lanza Bunuh Ibunya Lalu Tembak Mati 26 Orang Lainnya

Kompas.com - 15/12/2012, 08:30 WIB
EditorEgidius Patnistik

NEWTOWN, KOMPAS.com Identitas pelaku pembantaian yang menewaskan 26 orang di sebuah sekolah dasar di Newtown, Connecticut, AS, Jumat (14/12) mulai jelas. Pelaku dilaporkan bernama Adam Lanza dan berusia 20 tahun.

Lanza membunuh ibunya sendiri yang adalah seorang guru di rumahnya di Newtown, Connecticut, lalu mengendarai mobil ibunya itu ke Sekolah Dasar Sandy Hook, tempat ibunya mengajar dan membantai 26 orang, termasuk 20 anak, sebelum akhirnya menembak dirinya sendiri. Dengan demikian, total korban tewas dalam tragedi penembakan massal di AS itu 28 orang.

Juru Bicara Polisi Negara Bagian Connecticut, Letnan Paul Vance, mengatakan bahwa 18 anak tewas ditembak di dalam sekolah dan dua lagi meninggal akibat luka mereka di rumah sakit. Enam orang lainnya adalah guru dan karyawan sekolah, termasuk kepala sekolah.

Vance menjelaskan, hampir tidak ada korban cedera yang tidak tewas. Hal itu menunjukkan bahwa begitu korban menjadi sasaran, nyaris tak ada kesempatan untuk melarikan diri, dan bahwa Lanza luar biasa akurat atau metodis dalam menembak.

Vance mengatakan, hanya satu orang "yang mengalami cedera dan selamat." Pembunuhan massal itu, yang dimulai sekitar pukul 09.30 waktu setempat, "berlangsung di salah satu bagian dari sekolah, di dua ruangan," Menurut Vance, hal itu menunjukkan bahwa para korban yang merupakan anak-anak itu terjebak dan ditembak mati.

Lanza membawa sebuah senapan dan dua pistol saat memasuki sekolah dasar itu. Para saksi mata mengatakan, pemuda itu pergi dari ruangan ke ruangan dan menembak orang-orang setelah terlebih dahulu membunuh kepala sekolah dan kemudian pergi ke kelas TK ibunya.

Ada laporan yang berbeda tentang kematian ibunya. Ada laporan yang menyebutkan bahwa ibunya tewas di ruangan kelasnya sementara yang tewas di rumah keluarga Lanza adalah ayahnya. Belum ada konfirmasi terkait hal itu.

Kakak Lanza, Ryan Lanza (24 tahun), yang awalnya diduga sebagai pelaku pembantaian, kini ditanyai polisi setelah ditangkap di rumahnya di Hoboken, New Jersey. Dia berada di sebuah bus dalam perjalanan pulang dari kantor ketika ia disebut sebagai pelaku. Ia kemudian mem-posting di Facebook bahwa itu bukan dia. Dia mengatakan kepada seorang teman bahwa dia yakin, adiknya yang cacat mental telah melakukan hal itu.

Televisi NBC melaporkan, polisi sempat bingung karena mereka menyangka pelaku bernama Ryan Lanza karena pelaku mengenakan kartu identitas atas nama Ryan Lanza ketika datang ke sekolah itu.

 

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

    Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

    Internasional
    Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

    Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

    Internasional
    MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

    MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

    Internasional
    Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

    Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

    Internasional
    Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

    Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

    Internasional
    Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

    Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

    Internasional
    Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

    Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

    Internasional
    [POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

    [POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

    Internasional
    Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

    Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

    Internasional
    Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

    Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

    Internasional
    Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

    Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

    Internasional
    [UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

    [UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

    Internasional
    Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

    Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

    Internasional
    Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

    Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

    Internasional
    'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

    "Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X