Kompas.com - 14/12/2012, 14:35 WIB
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan AS Leon Panetta menandatangani perintah untuk mengirim rudal Patriot dan 400 personil militer ke Turki untuk mempertahankan perbatasan Turki dari serangan roket Suriah, Jumat (14/12/2012).

Sebanyak enam baterai rudal Patriot akan dikirim ke Turki. Masing-masing dua dari AS, dua dari Jerman dan dua lainnya dari Belanda. Semua enam baterai ini akan berada di bawah kendali NATO dan dijadwalkan bisa beroperasi akhir Januari 2013.

Sistem pertahanan udara Patriot dirancang untuk mencegat pesawat tempur atau rudal. Turki meminta NATO mengerahkan rudah Patriot untuk menjaga perbatasan Turki dan Suriah sepanjang 900 km.

Turki khawatir keamanan wilayahnya yang berbatasan dengan Suriah akan terganggu akibat pertempuran antara militer Suriah menghadapi pemberontak yang banyak bersembunyi di wilayah Turki.

Dalam konflik politik yang sudah terjadi selama 21 bulan di Suriah, pertempuran di perbatasan Turki-Suriah belakangan semakin hebat. Apalagi Turki secara terang-terangan mendukung kelompok oposisi Suriah.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.