Operasi Chavez Dinilai Sukses

Kompas.com - 13/12/2012, 02:32 WIB
Editor

Caracas, Rabu - Presiden Venezuela Hugo Chavez berhasil menjalani operasi kanker di Havana, Kuba. Wakil Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyampaikan kabar tersebut kepada rakyat Venezuela di Caracas, Selasa (11/12).

Maduro (50), yang secara eksplisit disebut Chavez sebagai calon penggantinya, berbicara di televisi Venezuela seusai operasi, dan menyebutnya ”operasi yang rumit”. Maduro menambahkan, operasi itu berlangsung lebih dari enam jam dan diselesaikan ”dengan tepat dan sukses”.

Saat menyampaikan pidato televisinya itu, Maduro didampingi para pembantu Chavez lainnya dan para komandan militer. Maduro kemudian memimpin acara yang dibuat untuk mendukung Chavez di luar ruangan. Para pendukung Chavez berkumpul untuk berdoa dan bernyanyi bersama rekaman suara Chavez yang tengah menyanyikan lagu kebangsaan.

”Kita melewati saat-saat menegangkan,” kata Maduro tanpa memberi rincian tentang operasi kanker keempat yang dijalani Chavez sejak Juni 2011.

Chavez (58), Senin, terbang ke Havana untuk operasi, tak lama setelah mengejutkan rakyatnya dengan kabar harus menjalani operasi kembali. Pengumuman ini disampaikan hanya dua bulan setelah orang kuat Venezuela itu terpilih kembali dalam pemilu presiden untuk masa jabatan ketiga.

Menurut Chavez, dia harus menjalani operasi lagi setelah tes memperlihatkan sel-sel ganas telah muncul lagi di pinggulnya, tempat yang sama dengan lokasi tumor yang telah diangkat dalam operasi sebelumnya.

Maduro mengatakan, Chavez telah dipindahkan ke ruang pemulihan. Dia akan menjalani ”perawatan khusus” di bawah penanganan sebuah tim dokter yang terdiri atas para ahli medis dari Venezuela, Kuba, dan beberapa negara lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di Havana, Chavez didampingi anak-anak dan cucu-cucunya. Turut juga mendampingi sekutu-sekutu politiknya, seperti Ketua Majelis Nasional Diosdado Cabello dan Menteri Perminyakan Rafael Ramirez

”Kami menanti Anda di sini,” kata Maduro, berbicara kepada Chavez melalui televisi. ”Anda harus kembali, dan kami menanti Anda di sini, anak-anak Anda, kami yang telah bersumpah untuk setia padamu, bahkan melewati kehidupan ini.”

Maduro, yang berbicara di Plaza Bolivar, mendesak pendukung Chavez untuk memberikan suara bagi kandidat dari partai yang berkuasa dan sekutu-sekutunya dalam pemilu regional tanggal 16 Desember. ”Ketika kami memilih untuk kandidat Anda, Chavez, kami merasa memberi Anda sebuah pelukan atau sebuah ciuman,” ujar Maduro.

Para pendukung Chavez berkumpul untuk berdoa di pusat kota Caracas ketika operasi berjalan, serta menyanyikan lagu-lagu rohani.

Rakyat Venezuela dari kedua sisi dunia politik yang terpecah mengkhawatirkan kondisi Chavez dan apa yang mungkin terjadi seandainya dia tidak bisa sembuh. Sebelum pergi ke Havana, Chavez menegaskan bahwa dia menghadapi keadaan yang serius dan menunjuk Maduro sebagai pilihannya. Seandainya terjadi sesuatu, Chavez ingin Maduro jadi penerusnya. (AP/AFP/DI)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.