Kompas.com - 10/12/2012, 12:45 WIB
|
EditorRusdi Amral

BEIJING, KOMPAS.com — Polisi menangkap seorang biksu dan keponakannya di Provinsi Sichuan. Mereka dituduh menghasut delapan orang etnis Tibet di provinsi itu untuk melakukan aksi bakar diri. Polisi mengatakan, aksi bakar diri itu merupakan perpanjangan perintah dari Dalai Lama dan para pengikutnya.

Lorang Konchok (40) dari Biara Kirti di Sichuan rutin melakukan kontak dengan para pendukung Dalai Lama di luar negeri. Sejak tahun 2009, dia dituduh telah menghasut delapan orang etnis Tibet yang bermukim di Sichuan untuk membakar diri.

Lorang Tsering (31), keponakan biksu itu, juga dituduh membantu perekrutan atas orang-orang untuk bersedia membakar diri. Para aktivis mengatakan, telah ada 90 orang etnis Tibet yang melakukan aksi bakar diri sejak tahun 2009 di seantero China. Itu merupakan bentuk protes terhadap Pemerintah China, yang tidak dikehendaki etnis Tibet. Tibet menginginkan kemerdekaan dari China, yang selalu menindak tegas para pemrotes. Aksi bunuh diri menjadi pilihan yang dianggap paling tepat untuk memprotes.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X