Kompas.com - 06/12/2012, 20:28 WIB
EditorErvan Hardoko

KABUL, KOMPAS.com - Kepala Dinas Intelijen Afganistan, Asadullah Khalid terluka dalam serangan granat di Kabul, Kamis (6/12/2012).

"Kepala dinas intelijen Afganistan selamat dari tindakan pengecut teroris di kota Kabul," demikian pernyataan Direktorat Keamanan Nasional (NDS).

Sejumlah saksi mata mendengar suara ledakan. Polisi mengatakan Khalid terluka akibat serangan itu. Sumber dari aparat keamanan menyebut Khalid terluka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan transfusi darah.

Sejauh ini belum ada satu kelompok pun yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan granat ini. Namun, kelompok Taliban yang ingin menggulingkan pemerintahan Hamid Karzai biasanya langsung menjadi tersangka utama.

Asadullah ditunjuk sebagai Kepala NDS pada Agustus lalu oleh Preiden Hamid Karzai. Penunjukan ini kemudian disetujui parlemen meski organisasi HAM negara-negara barat menentang penunjukan ini karena menduga Asadullah banyak terlibat penyiksaan tahanan.

NDS memainkan peranan penting dalam perang melawan Taliban, yang dijatuhkan oleh invasi AS pada 2001 karena menampung pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden yang dianggap bertanggung jawab atas serangan 11 September di New York dan Washington DC.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.