Kompas.com - 03/12/2012, 19:50 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Juru Bicara Parlemen Iran Ali Larijani mengingatkan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO)  tidak membangkitkan konflik regional dengan penempatan rudal pertahanan di perbatasan Turki dan Suriah. "Penempatan rudal Patriot di perbatasan itu sama sekali tidak menuntaskan konflik di Suriah," katanya sebagaimana warta IRNA dari Tehran pada Senin (3/12/2012).

Larijani mengatakan kalau Iran sudah mengontak pihak oposisi Suriah untuk menuntaskan masalah dengan cara-cara damai. "Iran juga meminta oposisi Suriah mengimplementasikan reformasi seperti di negara-negara Arab," katanya.

Lebih lanjut, Larijani mengatakan kalau Iran lebih menyukai demokrasi di Suriah. Tapi, proses menuju demokrasi itu tidak berlangsung dalam tekanan senjata. Menurut Larijani, cara-cara ini menjadi kelaziman pihak Barat.

Bagi Iran, lanjut Larijani, pertumpahan darah dan petualangan di Timur Tengah harus dihentikan. "Konflik Suriah mesti dituntaskan dengan negosiasi," demikian Ali Larijani.

 
 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.