Kompas.com - 02/12/2012, 23:15 WIB
|
EditorRusdi Amral

SEOUL, KOMPAS.com — Empat warga Korea Selatan yang disekap perompak Somalia sejak April 2011 akhirnya dibebaskan dengan uang tebusan. Kementerian Luar Negeri Korea Selatan di Seoul, Minggu (2/12/2012), menegaskan, empat awak tanker minyak kelapa sawit ini dibebaskan dan segera pulang ke Korsel.

Empat warga Korsel ini merupakan bagian dari 25 awak tanker minyak kelapa sawit yang dibajak perompak di lepas pantai Kenya, Afrika barat, pada April 2011. Perompak kemudian melepaskan tanker beserta 21 awak lainnya pada akhir tahun 2011, tetapi tetap menyandera empat warga Korsel ini.

Pihak Kemenlu Korsel menegaskan, empat warga Korsel ini dibebaskan hari Sabtu setelah pemilik tanker yang bermarkas di Singapura ini membayar sejumlah uang tebusan. Pihak Kemenlu Korsel menolak mengungkapkan berapa besar uang tebusan yang diberikan pemilik tanker Glory Ship Management Pte Ltd ini.

Begitu dibebaskan, sebuah kapal perang Korsel segera menjemput empat warga Korsel tadi dan membawanya ke sebuah lokasi yang aman. Dari sana, empat awak tanker ini bisa terbang ke Seoul dan berkumpul kembali dengan keluarganya setelah 19 bulan disekap perompak.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.