Kompas.com - 26/11/2012, 00:44 WIB
EditorBenny N Joewono

BANJARBARU, KOMPAS.com - Jemaah haji Debarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang meninggal selama menjalankan rangkaian ibadah haji musim haji 2012, sebanyak 15 orang.

"Laporan resmi yang kami terima melalui Siskohat, jumlah anggota jemaah haji yang meninggal hingga 24 November 2012, sebanyak 15 orang," ujar Wakabid Dokumen PPIH Debarkasi Banjarmasin, Nofirman, di Banjarbaru, Minggu (25/11/2012).

Ia mengatakan, anggota jemaah haji yang meninggal terdiri dari 11 orang asal Kalimantan Selatan dan empat orang berasal dari Provinsi Kalimantan Tengah yang pemberangkatannya melalui Embarkasi Banjarmasin.

Menurut dia, sebanyak 14 orang meninggal di Arab Saudi baik di daerah kerja (Daker) Mekkah maupun Madinah dan telah dimakamkan di tempat pemakaman umum yang telah disiapkan pemerintah setempat.

Sementara, satu orang atas nama Nursiah anggota kelompok terbang 5, yang tercatat sebagai warga Rantau Kujang Kabupaten Barito Selatan Provinsi Kalimantan Tengah meninggal di RSUD Ulin Banjarmasin.

"Kondisi haji tersebut saat tiba di Debarkasi Banjarmasin baik-baik saja tetapi mendadak terkena stroke ringan dan dilarikan ke rumah sakit tetapi jiwanya tidak tertolong hingga dinyatakan meninggal," ungkapnya.

Satu orang lagi atas nama Sadik Karsiman Radi warga Jalan Kenanga Indrasari Kabupaten Banjar yang meninggal pada 20 November 2012 dilaporkan akibat insiden kecelakaan lalu lintas yang dialaminya.

"Haji tersebut dilaporkan meninggal setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Kota Madinah dan sebab rinci meninggalnya tertulis Head Injury kecelakaan lalu lintas," sebutnya.

Dikatakan, dilihat dari segi usia, angggota jemaah yang meninggal sebelum kembali ke daerah, rata-rata berusia lanjut dan didominasi jemaah yang usianya di atas 60 tahun hingga tertinggi 90 tahun.

"Usia termuda anggota jemaah yang meninggal 41 tahun atas nama Basuki Rahmat anggota kloter 12, selebihnya jemaah berusia lanjut diatas 60 tahun hingga ada jemaah yang usianya mencapai 90 tahun," ujarnya.

Dilihat dari segi penyakit hingga membuat anggota jemaah wafat, hampir seluruhnya karena gangguan pada sirkulasi pernafasan, satu orang karena Endoktrin ditambah stroke ringan dan korban kecelakaan lalu lintas.

"Jumlah warga asal Kalimantan Selatan yang meninggal sebelum berakhirnya musim haji tahun 2012 ini sama dengan jumlah anggota yang meninggal pada musim haji 2011 sehingga bisa saja jumlahnya bertambah hingga kloter terakhir," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.