Gaza Rayakan Gencatan Senjata

Kompas.com - 23/11/2012, 03:38 WIB
Editor

Rafah, Kompas - Pesawat nirawak dan pesawat tempur Israel, Kamis (22/11), tidak lagi terdengar di atas kota Rafah, Mesir, yang berbatasan dengan Jalur Gaza. Hal ini menyusul tercapainya gencatan senjata antara Israel dan Palestina pada Rabu malam di Kairo.

Langit kota Rafah yang selama pekan lalu diramaikan bunyi pesawat nirawak kini sunyi. Wartawan Kompas Musthafa Abd Rahman melaporkan dari Rafah, warga kota terlihat mulai berani beraktivitas di sepanjang perbatasan Mesir-Jalur Gaza. Sebelumnya otoritas Mesir menganjurkan warga tidak beraktivitas di sekitar perbatasan karena khawatir terkena serpihan rudal yang menghantam sasaran di seberang perbatasan.

Warga Rafah turut gembira dengan tercapainya gencatan senjata di Jalur Gaza. ”Saya senang dengan berita itu. Bunyi ledakan di sekitar perbatasan sangat mengganggu, bahkan membuat panik,” ujar Ahmed (18), pemilik warung internet di Rafah.

Kesepakatan gencatan senjata Israel dan Palestina di Jalur Gaza yang dicapai di Kairo juga mendapat sambutan positif dari seluruh dunia. Hamas menjadikan hari Kamis sebagai hari libur resmi dan menyebutnya hari kemenangan. Hamas juga mengimbau warga agar mengunjungi keluarga korban.

Ribuan warga Gaza, Rabu malam, turun ke jalan untuk merayakan pengumuman gencatan senjata itu. Jalan-jalan utama Gaza City dipenuhi kendaraan yang membunyikan klakson dan mengibarkan bendera Palestina.

Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas meminta agar gencatan senjata ditingkatkan, supaya agresi Israel tak terulang. Dia juga mendesak dicabutnya blokade dan isolasi Israel atas Jalur Gaza. Otoritas Palestina melihat, langkah apa pun untuk memperkuat kesepakatan gencatan senjata harus memprioritaskan kepentingan rakyat Palestina serta kesatuan wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, seusai bertemu Raja Abdullah II di Amman, Jordania, meminta Israel dan Palestina berkomitmen untuk menjalankan kesepakatan gencatan senjata sepenuhnya. Prioritas saat ini adalah menjaga agar gencatan senjata berjalan dan warga Jalur Gaza mendapatkan bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan.

Ia mengakui masih ada perundingan sulit untuk menyepakati rincian gencatan senjata itu. Namun, kesepakatan kedua pihak untuk mengakhiri kontak senjata cukup menggembirakan.

Sponsor Mesir

Menteri Luar Negeri Mesir Mohamed Kamel Amr, di Kairo, Rabu malam, mengumumkan tercapainya gencatan senjata di Jalur Gaza yang berlaku mulai pukul 21.00 waktu Kairo atau Kamis pukul 02.00 WIB. Kesepakatan itu disponsori oleh Mesir, dengan sumbangan peran Liga Arab, Turki, Qatar, dan PBB.

Halaman:


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.