Ibu Dua Anak Tewas dalam Aksi Bakar Diri

Kompas.com - 19/11/2012, 02:37 WIB
Editor

Beijing, Minggu - Seorang perempuan Tibet pengemudi taksi, yang juga ibu dua anak, tewas setelah melakukan aksi bakar diri. Ibu tersebut menjadi korban terbaru dalam gelombang aksi bakar diri yang dilakukan untuk memprotes kekuasaan China atas Tibet.

Chagmo Kyi membakar diri, Sabtu (17/11) sore, di sebuah lapangan di daerah Tongren, Provinsi Qinghai, China barat laut. Menurut organisasi International Campaign for Tibet, yang berbasis di AS, ini adalah aksi bakar diri ke-8 di wilayah Tongren sejak 4 November lalu.

Insiden bakar diri tersebut juga dilaporkan kelompok hak asasi manusia (HAM) Free Tibet yang berbasis di London, Inggris.

Menurut International Campaign for Tibet, sebanyak 75 orang telah membakar diri di daerah etnis Tibet sejak Februari 2009, dan sebagian besar tewas.

Kedua kelompok HAM itu mengatakan, ratusan orang Tibet dikelilingi pasukan keamanan saat mereka menghadiri kremasi Chagmo Kyi di tempat yang biasanya digunakan untuk kremasi biksu dan lama.

Perempuan tersebut selama ini dikenal sebagai pengemudi taksi antara Tongren dan Xinig, ibu kota Provinsi Qinghai, dan dia juga seorang petani.

Free Tibet mengatakan, sedikitnya 20 truk, masing-masing membawa 20 petugas polisi bersenjata, ditempatkan di persimpangan di ibu kota Tongren, Rongwo, tempat orang-orang melakukan aksi bakar diri sebelumnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di Toulouse, Perancis, polisi menyatakan, Kamis pekan lalu, seorang biksu Inggris tewas di sebuah biara Buddhis Tibet di Perancis setelah dia menyiram diri dengan bensin dan membakar diri.

Biksu berusia 38 tahun yang tak disebutkan namanya itu nekat membakar diri sebagai aksi solidaritas. (AFP/AP/DI)



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X