Hotline Komunikasi Setingkat Menlu untuk Redam Konflik di Laut China Selatan

Kompas.com - 18/11/2012, 11:43 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

PHNOM PENH, KOMPAS.com -  Pembahasan pedoman berperilaku (Code of Conduct-COC) di Laut China Selatan masih terus dilakukan dalam Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN XXI yang berlangsung pada tanggal 18-20 November 2012 di Phnom Penh, Kamboja.

Pembahasan melibatkan China, salah satu mitra wicara ASEAN yang juga berada di kawasan Laut China Selatan. Sambil menunggu penuntasan pembahasan itu, Indonesia mengusulkan adanya hotline komunikasi di antara Menteri Luar Negeri di kawasan Laut China Selatan.

"Sementara kita menunggu penuntasan COC, Indonesia menawarkan pemikiran, alangkah baiknya diciptakan yang dinamakan hotline komunikasi. Ini penting, sehingga ketika ada insiden di antara negara di kawasan Laut China Selatan, para menteri luar negeri bisa langsung berkomunikasi untuk memastikan agar suasananya tidak semakin memburuk," kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa kepada pers, Sabtu (17/11/2012) malam, seperti dilaporkan wartawan Kompas C Wahyu Haryo PS dari Phnom Penh.

Masalah Laut China Selatan tersebut, menurut Marty menjadi salah satu agenda pembahasan yang penting dalam KTT kali ini. Namun semikian, pembahasan mengenai hal itu tidak akan sampai mendominasi KTT. Sejumlah persoalan dan kerja sama internal ASEAN juga akan mendapat tempat dalam KTT kali ini.

Terkait pembahasan COC sendiri, menurut Marty, Indonesia sejak beberapa waktu lalu telah menyampaikan draft yang disebut dengat zero draft. Beberapa negara menyambut baik draft tersebut dan akan mendalaminya dalam pembahasan-pembahasan berikutnya.

 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X