Kompas.com - 18/11/2012, 11:30 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

PHNOM PENH, KOMPAS.com - Rancangan Deklarasi Hak Asasi Manusia (HAM) ASEAN menjadi salah satu topik pembahasan di tingkat menteri luar negeri ASEAN yang berlangsung di Phnom Penh, Kamboja, Jumat-Sabtu (16-17/11/2012). Rancangan ini sedianya dibahas dan ditandatangani di tingkat kepala negara.

"(Dalam pembahasan) tadi masih ada permasalahan yang cukup kompleks, tapi atas usul Indonesia ditegaskan bahwa dalam melaksanakan deklarasi ini, ASEAN akan mematuhi, menghormati, dan melaksanakan prinsip-prinsip HAM yang sifatnya universal," kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Sabtu (17/11/2012) malam di Phnom Penh, seperti dilaporkan wartawan Kompas Christophorus Wahyu Haryo P.

Menurut Marty, dokumen deklarasi HAM ASEAN ini sangat penting karena secara lugas mengidentifikasi berbagai elemen tentang HAM, baik di bidang politik, ekonomi, dan sosial budaya. Bahkan sebagian dari elemen itu diklaim lebih maju dari Deklarasi HAM universal. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.