Kompas.com - 17/11/2012, 10:11 WIB
|
EditorRusdi Amral

TEL AVIV, KOMPAS.com — Tel Aviv lama dipersepsikan sebagai kota tenang dan jauh dari hiruk-pikuk sehari-hari. Namun, Kamis (15/11/2012) malam, kota itu terhenyak dengan terjangan roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza, Palestina.

Untuk pertama kali sejak tahun 1991, saat AS menyerang Irak, sirene kembali berbunyi, pertanda ada bahaya. Warga heboh luar biasa. Anak-anak menangis dalam ketakutan saat berlarian menuju perlindungan.

Warga lainnya terpaksa melakukan rem mendadak dan buru-buru berlari menuju perlindungan. Pihak lainnya di tempat terbuka langsung tiarap dengan tangan menutupi kepala. Waktu peringatan menuju perlindungan hanya 90 detik, saat rudal Fajr 5 ditembakkan dari Jalur Gaza hingga mendarat di Tel Aviv. Ini lebih lama dibandingkan dengan 15 detik untuk kota-kota lain di Israel.

Menurut NBC News, Jumat (16/11/2012), lebih dari 200 rudal ditembakkan ke Israel dari Jalur Gaza. Sebagai balasan Israel menembaki Jalur Gaza dengan 200 lebih rudal. Tel Aviv, kota terbesar Israel berpenduduk 400.000 orang, tidak mengalami serangan parah. Satu roket meleset karena jatuh di laut, dua roket lainnya jatuh di tempat terbuka. Warga di pantai terkejut mendengar bunyi ledakan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X