Kompas.com - 14/11/2012, 10:50 WIB
EditorEgidius Patnistik

AMARILLO, KOMPAS.com - Seorang mahasiswa Saudi yang berencana mengebom rumah mantan Presiden AS, George W Bush, di Texas dan sasaran lainnya dihukum penjara seumur hidup.

Hakim mengatakan dia tidak memiliki keraguan bahwa Khalid Aldawsari, terbukti bersalah berupaya menggunakan senjata pemusnah massal, dan memiliki rencana yang serius untuk menjalankan aksinya pada Juni lalu.

FBI menemukan bahan pembuat bom di tempat mahasiswa berusia 22 tahun ini, sebelum ditangkap Februari 2011 lalu.

Pembangkit Nuklir dan bendungan hidroelektrik juga ada dalam daftar targetnya.

Dalam persidangan di Amarillo, Texas, Hakim Donald Walter mengatakan, "Yang digarisbawahi adalah rencana itu akan menyebabkan orang Amerika tewas. Anda telah melakukan itu. Dalam setiap langkah, dan dilakukan seorang diri."

Waktu untuk Jihad

Penyelidikan terhadap Aldawsari dimulai ketika munculnya kecurigaan ketika dia memesan barang di perusahaan kimia senilai 435 dollar AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penyelidik mengatakan bahwa dia telah memesan sejenis bahan kimia, yang dapat digunakan untuk bahan peledak, dan mengatakan kepada penjualnya bahwa itu untuk keperluan penelitian pribadi di luar kampus.

Pemasok menjadi curiga dan melaporkan ke FBI. Kemudian, Aldawsari membatalkan pesanannya, kata departemen kehakiman.

Dia kemudian berhasil membeli delapam galon (sekitar 30 liter) bahan kimia larutan asam senyawa dan tiga galon asam belerang, seperti dijelaskan Jaksa.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X