Kompas.com - 09/11/2012, 09:48 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

WASHINGTON, KOMPAS.com- Salah satu janji Presiden AS Barack Obama adalah agar warga terkaya AS berkorban sedikit demi perbaikan ekonomi. AS sedang dihadapkan pada defisit besar anggaran negara.

Defisit ini harus diturunkan, antara lain dengan menaikkan pajak. Salah satu hal yang dicanangkan Obama adalah kenaikan pajak.

Akan tetapi Partai Republik mulai menyatakan perlawanan. Ketua DPR AS, John Boehner dari Partai Republik malah mengindikasikan program pengeluaran pemerintah AS untuk kelompok tak mampu seperti Obamacare, tidak akan jalan.

Boehner juga mengatakan niat Obama menaikkan pajak untuk warga terkaya pasti tidak akan disetujui DPR AS, yang dikuasai Partai Republik. "DPR pasti tidak akan menyetujuinya," kata Boehner, dari Partai Republik, yang selalu menolak kenaikan pajak.

Partai Republik adalah partai yang paling disukai korporasi karena kebijakan partai yang selalu berpihak pada korporasi. Ini adalah tugas terberat Obama yang segera menghadang.

Ekonomi memerlukan sumber penerimaan baru dan perlu menurunkan pengeluaran demi menurunkan defisit.

Wartawan ABC menantang Boehner, mengapa Partai Republik selalu memperlihatkan sikap kaku? Boehner menjawab dengan mengatakan bahwa itu tergantung pembicaraan dengan Obama.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X