Kompas.com - 04/11/2012, 05:14 WIB
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

NUNUKAN, Kompas.com - Daging sapi asal Australia masuk ke Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, melalui Malaysia dan banyak diperjualbelikan di wilayah perbatasan Indonesia dengan "Negeri Jiran" tersebut.

Pedagang daging di Pasar Yamaker Kabupaten Nunukan, Haji Loji melalui karyawannya di Nunukan, Minggu (4/11/2012), menuturkan, daging yang dijualnya merupakan daging sapi asal negara Australia yang dibeli dari Tawau Malaysia.

"Ini daging sapi dari Australia pak. Daging dari India sudah habis," ucapnya saat ditanyakan jenis daging yang dijualnya.

Selain daging sapi asal Australia, daging sapi asal India bermerek "Alana" jua beredar luas di pasar-pasar Nunukan. Selain itu, katanya, dirinya juga biasa menjual daging sapi asal Selandia Baru yang juga diperoleh dari pedagang daging di Tawau Malaysia.

Daging yang dijual tersebut untuk memenuhi banyaknya permintaan dari masyarakat Kabupaten Nunukan. Pasalnya, stok daging di wilayah itu sama sekali tidak ada, katanya.

"Jadi salah satu jalan untuk memenuhi permintaan masyarakat harus mencari daging di Tawau," ujar karyawan Haji Loji.

Menurut dia, untuk mendapatkan daging di wilayah Kabupaten Nunukan sangat sulit, berhubung tidak adanya rumah pemotongan hewan (RPH). Karena itu, mereka harus menyuplai dari negara tetangga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, lanjut dia, melalui Tawau mudah mendapatkan daging dan kedatangannya di Nunukan pun sangat cepat dibandingkan apabila hendak memesan dari Sulawesi Selatan.

"Kalau daging dari Tawau bisa langsung datang (Nunukan) hanya dalam jangka waktu satu hari. Kalau kita order dari Sulawesi (Selatan) lama biasa sampai satu minggu," katanya menceritakan.

Sayang, mengenai kondisi kesehatan daging tersebut, dia mengaku tidak tahu karena diterima dalam bentuk daging. Baginya, yang terpenting adalah stok tersedia dan mudah mendapatkannya.

Ia juga mengatakan, harga pembelian daging sapi tersebut di Tawau sangat terjangkau dan murah serta menguntungkan apabila diperjualbelikan di Kabupaten Nunukan dengan harga sekitar Rp 50.000 sampai Rp 60.000.

 



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X