Kompas.com - 02/11/2012, 23:51 WIB
|
EditorTjahja Gunawan Diredja

 JAKARTA, KOMPAS.com- Sebanyak 118 kontainer daging sapi yang ditahan oleh Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Priok akan segera direekspor. Daging-daging tersebut ditahan karena diimpor secara ilegal. Volume daging tersebut berkisar 3.000 ton.  

"Kita bukan anti daging Australia. Tapi akan direekspor oleh importirnya karena ada prosedur yang tidak diikuti," ujar Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, Deddy Saleh, Jumat(2/11/2012), di Jakarta.

Menurutnya, tertahan daging tersebut karena importasinya menggunakan cara- cara lama. Ini karena praktik- praktik zaman dulu. "Dulu kan barangnya sudah masuk tapi izinnya menyusul. Sekarang nggak bisa lagi nyusul," katanya.

Deddy menjelaskan, daging tersebut diimpor oleh PT KSU. Alokasi impor PT KSU pada semester II tahun 2012, hanya sebesar 300 ton, sedangkan pada semester I-2012 sebanyak 500 ton, dan semua kuota itu sudah terealisasikan, "Jumlah ini jelas jauh melampaui alokasi impor yang diizinkan Kemendag untuk PT KSU," katanya.      

 

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.