Kompas.com - 30/10/2012, 10:10 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

BANDUNG, KOMPAS.com — Muhammad Asep Abdurahman alias Utep yang menjadi tersangka perusakan Masjid Ahmadiyah An-Nashir di Jalan Sapari, Kecamatan Astanaanyar, Bandung, Kamis beberapa hari lalu, dijerat dengan pasal berlapis.

Utep dijerat dengan Pasal 170 KUH Pidana tentang kekerasan terhadap sesama manusia dan barang dengan ancaman 5 tahun 6 bulan penjara. Selain itu, ia juga dijerat dengan 406 KUH Pidana tentang Perusakan barang, dan Pasal 335 KUH Pidana tentang Perbuatan tidak menyenangkan.

"Kami tidak pandang bulu kepada siapa saja yang melakukan pelanggaran hukum. Siapa pun akan kami tindak tegas, termasuk perusakan masjid yang sedang kami tangani ini," tegas Kasat Reskrim Polrestabes Kota Bandung Wijanarko saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Senin (29/10/2012) kemarin.

Oleh karena itu, Wijanarko mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak seenaknya melawan ketentuan hukum. "Ini kan negara hukum, jadi jangan seenaknya mempermainkan hukum, semoga ini bagi pelajaran bagi semuanya, khususnya bagi tersangka," ujarnya.

Wijanarko melanjutkan, kasus ini merupakan kasus ketiga. Diketahui, pelakunya sama dengan yang dilakukan pelaku saat ini, yakni kelompok pelaku yang anggotanya menjadi tersangka saat ini.

Hal senada diungkapkan pengikut jemaah Ahmadiyah Kukun Abdulsukun (46). Kukun mengatakan, sekitar tiga bulan ke belakang, kelompok pelaku datang melakukan hal yang sama, hanya tidak parah seperti yang terjadi Kamis kemarin. Mereka datang dengan memecahkan poster tokoh Ahmadiyah berukuran 1 X 1,5  meter yang dipajang di masjid.

"Beberapa bulan yang lalu, mereka sempat datang ke sini, mereka merusak poster, memecahkan kaca poster, kemudian membawa pergi piguranya," ujar Kukun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.