Gempa di Kanada, Tsunami Kecil di Hawaii

Kompas.com - 29/10/2012, 03:22 WIB
Editor

HONOLULU, MINGGU - Tsunami kecil mencapai pantai Kepulauan Hawaii, Sabtu (27/10), dan tidak menyebabkan kerusakan seperti yang sebelumnya dikhawatirkan. Bencana tsunami ini adalah akibat gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter di lepas pantai barat Kanada, beberapa saat sebelumnya.

Meski tidak menimbulkan kerusakan berarti, tak urung insiden itu sempat memicu kepanikan terhadap warga yang memenuhi pesisir pantai Hawaii untuk bermalam Minggu. Pemerintah mengantisipasi terjadinya tsunami dengan menggelar langkah evakuasi besar-besaran.

Dalam tayangan stasiun televisi di Hawaii tampak gelombang kecil tsunami ini bergerak menyapu pantai. Tak lama kemudian, otoritas terkait mencabut peringatan bahaya tsunami.

”Dari data yang ada, ancaman tsunami dinyatakan menurun dan diharapkan tak akan naik lagi statusnya,” demikian pengumuman dari Pusat Peringatan Tsunami Pasifik (PTWC) yang berbasis di Hawaii.

Namun, lembaga tersebut mengingatkan tetap ada kemungkinan peningkatan muka air laut dan arus yang kuat. Hal ini masih menjadi ancaman bagi para perenang dan pengguna perahu.

Setelah pengumuman tersebut, rintangan pada jalan raya dan jalur bebas hambatan di sepanjang garis pantai kembali dibuka. Ribuan warga dan turis kembali menjalankan aktivitas mereka yang sempat terhenti karena harus mengevakuasi diri ke tempat aman.

Saat gempa bumi terjadi, banyak wisatawan tengah menikmati liburan dan merayakan Halloween. Mereka terpaksa meninggalkan pesta yang tengah berlangsung begitu saja.

Sejumlah lokasi hiburan seperti restoran, bioskop, dan bar langsung ditutup. Jalur jalan bebas hambatan dipenuhi kendaraan mereka yang bergegas menuju tempat perlindungan yang telah ditetapkan.

Banyak turis dari Waikiki dan Trutle Bay diungsikan ke lantai gedung tertinggi di hotel mereka masing-masing.

Gubernur Hawaii Neil Abercrombie segera mengumumkan kondisi darurat saat peringatan bahaya pertama terdengar. ”Kami menggunakan pendekatan menunggu dan melihat perkembangan keadaan. Kami ingin semua orang selamat,” ujar juru bicara gubernur, Donalyn Dela Cruz.

Menurut Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), pusat gempa di Kanada berlokasi 139 kilometer arah selatan kota Masset. Gempa terjadi pada pukul 20.04 waktu setempat. Gempa besar tersebut diikuti sejumlah gempa susulan, yang terbesar berkekuatan 4,6 skala Richter.

Tidak ada laporan mengenai kerusakan dan korban akibat gempa tersebut. Pejabat keadaan darurat di British Columbia, Kanda, mengingatkan warga yang tinggal di pantai agar bersiap mengungsi ke tempat lebih tinggi. (AFP/DWA)



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Internasional
Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X