Ratusan Rumah Dibakar di Rakhine, Myanmar

Kompas.com - 23/10/2012, 07:42 WIB
EditorErvan Hardoko

NAYPYIDAW, KOMPAS.com - Pemerintah Burma mengatakan tiga orang tewas dan lebih dari 300 rumah dibakar dalam kekerasan terbaru di Rakhine, negara bagian di Burma barat.

Perkembangan ini disampaikan pejabat kejaksaan di Rakhine kepada BBC.

Warga setempat mengatakan komunitas Islam dan Buddha saling serang dengan menggunakan pisau.

Belum diketahui secara pasti penyebab aksi-aksi kekerasan terbaru. Beberapa laporan menyebutkan kalangan Muslim dan Buddha di Rakhine saling tuduh sebagai penyebab kekerasan.

Beberapa kalangan mengatakan ini adalah salah satu insiden terburuk setelah aksi-aksi kekerasan bulan Juni lalu yang menewaskan sekitar 80 orang.

Peringatan PBB

Beberapa waktu lalu Perserikatan Bangsa-Bangsa memperingatkan bahwa situasi di Burma masih tegang, menyusul insiden bulan Juni.

Kekerasan ini dipicu kasus pemerkosaan dan pembunuhan seorang wanita Buddha oleh tiga warga Muslim.

Warga Buddha yang marah kemudian membunuh 10 warga Muslim. Dari sini gelombang kekerasan dengan berbagai skala terus muncul.

Ketegangan antara penduduk mayoritas Buddha di Rakhine dan komunis Muslim Rohingya telah berlangsung lama.

Pemerintah Burma tidak mengakui warga Muslim Rohingya sebagai warga negara penuh di negara tersebut dan menganggap mereka sebagai pendatang gelap.

Agustus lalu pemerintah membentuk tim untuk menyelidiki kasus-kasus kekerasan antara masyarakat Buddha dan Muslim.

Seruan agar tim ini melibatkan PBB atau masyarakat internasional ditolak pemerintah Burma.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Internasional
Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Internasional
Pria Jepang Dikabarkan Terjangkit Virus Corona Selepas Berkunjung ke Indonesia

Pria Jepang Dikabarkan Terjangkit Virus Corona Selepas Berkunjung ke Indonesia

Internasional
Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Internasional
6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

Internasional
Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

Internasional
Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Internasional
Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X