Fidel Bantah Kabar Kesehatannya Memburuk

Kompas.com - 23/10/2012, 02:28 WIB
Editor

Havana, Senin - Mantan pemimpin Kuba, Fidel Castro, membantah kabar angin bahwa dia telah meninggal atau dalam keadaan sekarat. Bantahan itu muncul dalam sebuah artikel yang diterbitkan media Pemerintah Kuba, Senin (22/10).

Fidel menuduh kantor berita dan musuh-musuh Kuba menyebarkan ”kebodohan-kebodohan” mengenai dirinya. Sasaran utama Fidel adalah laporan pada sebuah surat kabar Spanyol, ABC, pekan lalu, yang mengatakan dia mengalami stroke berat dan dalam keadaan lumpuh.

”Saya bahkan tidak ingat bagaimana rasanya sakit kepala,” tulisnya.

Fidel menulis dia telah terbiasa dengan informasi keliru mengenai Kuba sejak invasi Teluk Babi tahun 1961. Dia mengkritik media Barat yang menurutnya berada dalam saku kaum berada. Secara khusus dia menyindir ABC karena menerbitkan pernyataan seorang dokter Venezuela bahwa Fidel Castro telah menderita stroke dan harapan hidupnya hanya beberapa pekan.

Artikel di koran Partai Komunis, Granma, itu disertai foto-foto yang diambil oleh putranya, Alex Castro, yang memperlihatkan ikon revolusioner tersebut berdiri di halaman, dekat beberapa pohon, dengan mengenakan baju kotak-kotak dan topi koboi. Salah satu foto menampilkan Fidel membaca Granma edisi 19 Oktober.

Artikel itu juga dimuat di Cubadebate, situs online milik negara, Senin. Foto-foto itu, kata Fidel, merupakan bukti ”betapa mereka adalah pembohong”.

Jejaring sosial selama beberapa pekan terakhir ramai dengan isu mengenai kematian Fidel, yang kini berusia 86 tahun dan beberapa tahun belakangan kondisinya menurun. Dia memerintah Kuba selama 49 tahun sebelum mengundurkan diri tahun 2008, dengan alasan usia dan kesehatan. Posisi Fidel sebagai Presiden Kuba kemudian digantikan oleh adiknya, Raul Castro.

Isu kematian Fidel berulang kali muncul di blog dan Twitter, terutama jika dia lama tidak muncul di depan umum.

Untuk membuktikan kesehatannya, Fidel menerima kedatangan mantan Wakil Presiden Venezuela Elias Jaua. Jaua, yang kini mengincar posisi Gubernur Negara Bagian Miranda di Venezuela, pada Minggu mengatakan dia bertemu pemimpin revolusioner Kuba itu sehari sebelumnya. Dia memperlihatkan foto-foto pertemuan itu kepada wartawan dan mengatakan Fidel Castro dalam keadaan sehat.

Jaua mengatakan dia bertemu Fidel selama lima jam. Ikon revolusi Kuba itu lalu mengantarnya ke Hotel Nacional. Menurut Jaua, Fidel tampak ”sangat sehat”.

Castro tidak tampak di muka umum sejak bulan Maret ketika dia menerima Paus Benediktus XVI yang berkunjung ke Havana. Dia juga berhenti menulis Refleksi, kolom opininya yang diterbitkan surat kabar pemerintah. Tulisan paling akhir diterbitkan tanggal 19 Juni.

Fidel mengatakan, dia telah memutuskan untuk berhenti menulis kolom karena alasan praktis. ”Saya berhenti menulis Refleksi karena bukan peran saya untuk memenuhi halaman pers kita, yang diperuntukkan bagi karya lain yang dibutuhkan negara ini,” katanya.

(Reuters/AP/DI)



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Internasional
Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

Internasional
Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X