Diisukan Sakit Parah, Fidel Castro Muncul Lagi

Kompas.com - 22/10/2012, 16:07 WIB
EditorKistyarini

Pemimpin besar revolusi Kuba, Fidel Castro, muncul kembali di muka publik untuk pertama kalinya setelah berbulan-bulan absen hingga memunculkan spekulasi bahwa dirinya tengah sakit parah.

Kemunculannya tersebut, dalam kondisi sehat di sebuah hotel di Havana, berlangsung Sabtu (20/10/2012) lalu saat menemui seorang politisi mantan Wakil Presiden Venezuela Elias Jaua. Belakangan Jaua membenarkan pertemuan dengan Castro yang menurutnya berlangsung selama lima jam.

Kondisi kesehatan Castro terus-menerus menjadi bahan spekulasi politik Kuba bahkan hingga kawasan benua Amerika, terutama sejak adiknya Raul mengambil alih jabatan kepresidenan tahun 2006.

Jaua mengatakan, saat bertemu dan berbincang dengan Castro, laki-laki usia 86 tahun itu dalam kondisi "sangat baik, sangat awas".

Baik-baik saja


Kepada wartawan, mantan Wapres Jaua juga menunjukkan foto yang mengabadikan saat-saat pertemuannya dengan Castro yang tampak seperti kakek lanjut usia dengan topi lebar dan jenggot putih.

Foto terakhir Castro yang dimuat media muncul pada Maret lalu saat mantan orang kuat Kuba ini bertemu Paus Benediktus yang tengah mengunjungi negeri komunis benua Amerika itu.

Castro telah lama absen dari muka publik dan kondisi kesehatannya menjadi bahan pembicaraan di berbagai situs media sosial, bahkan beberapa kali menjadi sumber gosip karena berita kematiannya.

"Kami ngobrol selama lima jam soal pertanian, sejarah, politik internasional dan, ya, Fidel baik-baik saja," simpul Elias Jaua.

Bahkan, setelah pertemuan itu, tambah Jaua, Castro menemaninya pergi ke Hotel Nacional. "Dia dengan sangat hormat mengantar saya pulang ke hotel."

Direktur hotel itu, Antonio Martinez, mengatakan, Castro tampak sangat gembira, selalu tersenyum, dan bicara tentang banyak hal.

Meski demikian, Castro tidak tampak dalam pemungutan suara yang digelar di Kuba pada hari Minggu (21/10/2012). Dia memilih mengisi surat suara di rumah, lalu surat dimasukkan kotak suara di TPS oleh pembantunya.

Fidel Castro memimpin Kuba setelah revolusi tahun 1959, mulanya sebagai perdana menteri (1959-1976), kemudian sebagai presiden.

Tahun 2006, Fidel Castro terpaksa menjalani perawatan bedah karena kanker dan posisinya digantikan oleh adiknya, Raul.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X