Kompas.com - 19/10/2012, 11:44 WIB
EditorErvan Hardoko

BEIJING, KOMPAS.com - Angkatan Laut China siap melakukan latihan di Laut China Timur, seperti dilaporkan media setempat, di tengah ketegangan terkait sengketa kepulauan dengan Jepang.

China bertujuan untuk "mempertajam respon terhadap situasi darurat dalam misi untuk mengawal kedaulatan teritorial," demikian laporan Xinhua.

China, Jepang dan Taiwan mengklaim kepulauan yang disebut Senkaku dalam bahasa Jepang atau Diayou di China.

Akuisisi Jepang atas kepulauan itu dari seorang pemilik pribadi berkebangsaan Jepang, memicu protes keras di China.

Kapal-kapal AL dan badan pengintaian marinir serta administrasi perikanan akan dilibatkan dalam latihan hari ini, seperti dikutip dari sebuah pernyataan AL oleh Xinhua.

Menteri Luar Negeri Jepang Koichiro Gemba mengatakan keputusan pemerintahnya untuk membeli kepulauan itu berdasarkan pertimbangan pragmatis.

"Situasinya bisa saja menjadi lebih buruk, jika pemerintah tidak membeli kepulauan itu," kata dia pada BBC.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gemba menyalahkan gubernur sayap kanan Tokyo, Shintaro ishihara, dan mengatakan rencana aslinya untuk membeli kepulauan itu lebih provokatif.

Hal itu sepertinya sulit dipercaya, kata wartawan BBC di Jepang Mariko Oi, karena gelombang demonstrasi di China telah melumpuhkan bisnis Jepang dan merusak hubungan bisnis Jepang dengan mitra dagang terbesar mereka.

Meski ia menekankan kedaulatan Jepang atas kepulauan itu, Gemba mengatakan sangat penting bagi kedua negara untuk mencegah situasi memburuk.

"Ekonomi kami saling tergantung dan kami ingin menghargai hubungan yang saling menguntungkan ini," kata dia.

 



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.