Kompas.com - 17/10/2012, 12:35 WIB
EditorErvan Hardoko

SALT LAKE CITY, KOMPAS.com — Entah mimpi apa yang dialami seorang warga Ukraina, Anatoliy N Baranovich, di dalam pesawat Delta Air Lines penerbangan Boston menuju Salt Lake City, Senin (15/10/2012) malam waktu setempat.

Saat pesawat tengah mengurangi ketinggiannya dalam persiapan mendarat, Anatoliy tiba-tiba terbangun, lalu berlari di lorong antara tempat duduk penumpang sambil berteriak-teriak dalam bahasa Rusia.

Tak hanya itu, Anatoliy berusaha membuka pintu darurat pesawat terbang, tepat ketika pesawat mulai menyentuh landasan. Kontan saja para kru dan pramugari mencegah Anatoly melakukan tindakan berbahaya itu.

Sejumlah penumpang kemudian membantu kru pesawat dan mereka bergulat, menjatuhkan Anatoly yang mencoba membuka pintu darurat lain. Akhirnya seorang penumpang berhasil melumpuhkannya dan menahannya hingga pesawat berhenti. Begitu pesawat berhenti, aparat keamanan langsung mengamankan pria Ukraina itu.

Kepada agen FBI yang menanganinya, Anatoliy mengatakan bahwa dia baru saja mengunjungi keluarga di Ukraina. Dia kini sedang menuju ke Portland, Oregon, setelah singgah dulu di Salt Lake City.

Kepada agen FBI, Anatoliy mengatakan, ia berteriak-teriak karena melihat sayap pesawat terbang tengah terbakar. Dia ingin memperingatkan bahaya itu kepada penumpang lainnya. Itulah sebabnya dia juga ingin membuka pintu darurat.

Namun, Anatoliy juga mengaku bahwa dia selalu mengonsumsi alkohol saat bepergian menggunakan pesawat terbang. Namun, dia tidak memberi tahu seberapa banyak alkohol yang ditenggaknya dalam perjalanan kali ini.

Aparat keamanan tampaknya tak percaya dengan pengakuan Anatoliy sehingga, meskipun diyakini tidak terkait organisasi teroris mana pun, dia tetap harus menghadiri sidang di Salt Lake City, yang dijadwalkan pada Rabu (17/10/2012) waktu setempat untuk mempertanggungjawabkan aksi konyolnya, yang menyebabkan pintu darurat pesawat milik Delta Air Lines itu macet dan rusak.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.