Kompas.com - 16/10/2012, 17:43 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung mengecam tindakan oknum anggota TNI yang memukul sejumlah jurnalis saat meliput peristiwa jatuhnya pesawat Hawk 200 di Riau, Selasa (16/10/2012).

Ketua AJI Bandar Lampung Wakos Reza Gautama mengatakan, tindakan anggota TNI tersebut adalah pelanggaran terhadap kebebasan pers seperti yang diatur di dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Ia menyebutkan, di dalam UU 40 Tahun 1999 Pasal 18 Ayat (1) tertulis: Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja dan melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

Dengan demikian, dalam kasus kekerasan saat peliputan jatuhnya pesawat tempur Hawk 200 itu, para pelaku bisa diancam pidana penjara 2 tahun.

Untuk itu, AJI Bandar Lampung mendesak agar pelaku kekerasan diproses secara hukum. Tindakan penganiayaan oleh oknum TNI, salah satunya perwira, mencerminkan belum profesionalnya institusi militer tersebut.

Wakos juga berharap agar perusahaan media tempat jurnalis yang mengalami kekerasan membantu jurnalisnya yang menghadapi kekerasan. "Seharusnya yang menjadi garda terdepan untuk membela adalah perusahaannya," kata Wakos.

Ia mengatakan, dalam sejumlah kasus, tidak jarang kasus kekerasan terhadap  jurnalis berakhir dengan "perdamaian". Perusahaan media massa "berdamai" dengan pelaku kekerasan.

Hal ini menjadi preseden buruk bagi dunia pers. Dengan adanya perdamaian, tutur Wakos, biasanya proses hukum tidak berjalan. "Ini tidak memberikan efek jera," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.