Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/10/2012, 17:25 WIB
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Besaran anggaran belanja militer negara-negara besar Asia meningkat secara dramatis dalam sepuluh tahun belakangan. China menjadi negara dengan anggaran belanja militer terbesar dengan kenaikan empat kali lipat sejak 2000.

Demikian hasil penelitian Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS), sebuah lembaga penelitian yang berbasis di Washington DC, yang dirilis pada Senin (15/10/2012) waktu setempat.

CSIS bahkan memperkirakan tahun ini belanja militer negara-negara Asia akan melampaui belanja militer Eropa.

Secara total, anggaran belanja militer China, India, Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan mencapai 224 miliar dollar AS pada tahun 2011.

"Jumlah ini melonjak dua kali lipat dari belanja militer kelima negara ini pada tahun 2000," demikian CSIS.

"Dengan proyeksi anggaran belanja militer Asia melampaui Eropa akhir tahun ini, maka kebijakan Amerika Serikat untuk menjaga keseimbangan di kawasan Asia Pasifik nampaknya akan berlanjut," demikian, masih menurut CSIS.

Di antara semua negara Asia dan dunia, anggaran militer China kini merupakan yang terbesar kedua setelah Amerika Serikat, meski anggaran militer China masih terbilang kecil jika dibandingkan anggaran Pentagon yang mencapai 600 miliar dollar AS setahun.

Para pakar menilai kebangkitan ekonomi China membuat negeri itu memiliki kebutuhan untuk meningkatkan kekuatan militernya demi menyebarkan pengaruhnya ke luar perbatasan, serta untuk mengamankan perbatasan dan jalur perdagangan China yang strategis.

Pada 2011, Beijing mengucurkan 22,5 miliar dollar AS untuk pengadaan persenjataan serta pembiayaan berbagai riset. Pada tahun 2000, anggaran militer China hanya 7,3 miliar dollar AS.

Secara total, anggaran pertahanan China meningkat dari 22,5 miliar dollar AS menjadi 89,9 miliar dollar AS hanya dalam waktu 11 tahun.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.