Kompas.com - 16/10/2012, 06:08 WIB
EditorKistyarini

BERLIN, KOMPAS.com — Masalah yang dihadapi rumah tahanan biasanya adalah jumlah sipir tidak sebanding dengan narapidana. Yang terjadi di rumah tahanan Grunau di Berlin sebaliknya, 169 penjaga untuk satu tahanan. Demikian Berliner Zeitung melaporkan.

Rumah tahanan itu untuk para imigran gelap sebelum mereka dideportasi. Selama ini, Grunau memang beroperasi di bawah kapasitas yang seharusnya.

Para aktivis antideportasi mengatakan, tahanan tunggal itu dikurung dalam "kondisi mirip tahanan isolasi", sementara diperlukan anggaran 1,3 juta dollar AS per bulan untuk menggaji para sipir di kompleks tahanan yang bisa menampung 214 orang itu.

Polisi menolak memberi tanggapan pada Berliner Zeitung soal rutan yang pernah difungsikan sebagai rutan perempuan Jerman Timur itu.

Dewan Pengungsi Berlin dan sejumlah pendukung reformasi mendesak agar rutan itu ditutup. Namun, sampai saat ini, undang-undang mewajibkan fasilitas itu tetap dibuka. Demikian penjelasan Menteri Dalam Negeri Berlin, Frank Henkel, kepada Berliner Zeitung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.