Peringatan 40 tahun Musibah Pesawat di Andes - Kompas.com

Peringatan 40 tahun Musibah Pesawat di Andes

Kompas.com - 14/10/2012, 21:57 WIB

SANTIAGO, KOMPAS.com - Pemain tim rugby Uruguay yang selamat dari kecelakaan pesawat di Pegunungan Andes, Amerika Selatan, memperingati 40 tahun kisah mereka dengan bermain rugby di Santiago, Chile.

Mereka bisa bertahan hidup selama 72 hari di atas ketinggi 4.000 meter dengan temparatur minus 20 derajat celcius, dengan memakan daging dari teman-teman mereka sendiri yang sudah tewas.

Tim rugby Old Christians Club, hari Sabtu bermain kembali dengan melawan Old Granonian Club, bekas grup rugby Cile yang seharusnya menjadi lawan mereka pada 40 tahun lalu, seandainya tidak terjadi musibah kecelakaan itu.

Pesawat Fokker 27 yang membawa mereka menghantam Pegunungan Andes, membuat sebagian besar dari anggota tim dan keluarganya tewas.

Peristiwa terjadi pada Oktober 1972, saat pesawat dengan 45 penumpang ini terbang dari Montevideo, Uruguay, ke Santiago, Cile,

Sebanyak 16 penumpang selamat, setelah memakan daging teman dan keluarganya yang tewas dalam musibah itu. Para korban tewas ini masih bisa dimakan, karena daging mereka tetap segar disimpan dalam salju dengan temperatur minus 20 derajat celcius.

Kisah 16 penumpang yang bertahan hidup selama 72 hari di atas ketinggian pegunungan Andes itu, kemudian dibukukan dan menjadi salah satu yang terlaris di dunia. Kisah dari buku ini kemudian difilmkan di Hollywood dengan judul Survive.

Peringatan 40 tahun ini selain ditandai dengan permainan rugby yang tertunda selama 40 tahun, juga menerbangkan timyang selamat melintasi lokasi gunung tempat sempat menderita selama 72 hari. Mereka diterbangkan dengan dengan pesawat militer.

"Kondisinya begitu menakutkan. Lebih dari yang anda bayangkan. Bagaimana hidup di ketinggian 4.000 meter tanpa makanan," ujar Eduardo Strauch (65).

Satu-satunya alasan dia untuk tetap hidup saat itu yakni keinginan untuk bisa kembali ke rumah. "Dan mereka (yang sudah mati) berkorban demi kami," ujarnya.

Para korban yang selamat hidup dari musibah 40 tahun itu, kini berusia antara 59 tahun sampai 65 tahun. Ketika musibah terjadi mereka adalah pemain rugby professional dengan usia sekitar 20-an tahun.

 


EditorAgus Mulyadi

Terkini Lainnya

Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

Bupati Pakpak Bharat Diduga Instruksikan Semua Kepala Dinas untuk Atur Pengadaan

Nasional
Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

Tiba di Surabaya, Jokowi Langsung Jalan-jalan ke Tunjungan Plaza

Nasional
Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

Cerita Fatmawati dan 5 Putrinya Lolos dari Kebakaran Hebat di Rumahnya

Regional
'Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia'

"Jangan Sampai Ambisi Pribadi Rusak Tata Negara di Indonesia"

Nasional
Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Uang Suap Bupati Pakpak Bharat Diduga untuk Amankan Kasus Hukum Istrinya

Nasional
Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Bupati Pakpak Bharat Diduga Terima Suap Rp 550 Juta dari Kontraktor

Nasional
Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Kim Jong Un Ingin Memodernisasi Pabrik Kaca Taegwan

Internasional
Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Titik Terang Misteri Kematian Bapak dan Anak Asal Lahat di Sukabumi

Regional
KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

Nasional
Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Regional
Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Regional
Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Regional
Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Internasional
Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

Nasional
3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

Regional

Close Ads X