Kompas.com - 11/10/2012, 11:03 WIB
EditorErvan Hardoko

SYDNEY, KOMPAS.com — Baru dibuka tiga pekan, Ananas Bar and Brasseries, sebuah restoran Perancis mewah di Sydney, Australia, menuai protes. Pasalnya, restoran itu merancang tempat buang air kecil pria dengan bentuk bibir perempuan lengkap dengan lipstik berwarna merah.

Pihak restoran terpaksa meminta maaf kepada semua pihak yang merasa terganggu dengan rancangan itu. Juru bicara restoran mengatakan, desain itu adalah karya seniman perempuan Belanda, Meike van Schijndel.

"Kami meminta maaf jika rancangan itu membuat beberapa pihak tidak nyaman. Kami memutuskan untuk membongkar semua tempat buang air kecil itu," demikian pernyataan manajemen Ananas Bar and Brasseries.

Saat dibuka tiga pekan lalu, seorang kolumnis dan kritikus makanan harian The Sydney Morning Herald tidak terlalu menganggap rancangan kamar kecil Ananas sebagai sesuatu yang mengganggu.

Namun, pandangan berbeda disampaikan aktivis perempuan Anne Summers yang menilai rancangan itu sangat melecehkan perempuan.

"Kebencian terhadap perempuan memang menyebar luas. Ini adalah salah satu contoh kebencian itu," ujar Summers.

"Konsepnya memang sangat konfrontatif," tambah Summers.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Australia memang tengah dilanda debat politik terkait masalah jender. Masalah itu memanas setelah Perdana Menteri Julia Gillard, pemimpin perempuan pertama negeri itu, menuduh pemimpin oposisi Tony Abbot sebagai pembenci perempuan.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X