12 Tewas di Thailand Selatan

Kompas.com - 10/10/2012, 03:14 WIB
Editor

Sejak tahun 2004, desakan kelompok perlawanan menguat untuk menuntut otonomi yang diperluas di wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia tersebut.

Kekacauan yang terjadi memakan banyak korban jiwa. Sekitar 5.300 orang tewas, baik warga Muslim maupun penganut Buddhis, akibat serangan bersenjata dan ledakan bom.

Agustus lalu, Pemerintah Thailand mengatakan telah menggelar perbincangan damai secara informal dengan kelompok pemberontak.

”Namun, sekelompok milisi tidak ingin solusi damai. Mereka mencari cara untuk terus meneror masyarakat. Kami tengah mencari cara mencegah kekerasan yang terjadi, tetapi sampai sekarang belum berhasil,” ujar juru bicara militer kawasan selatan, Kolonel Pramote Prom.(AFP/DWA)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.