Kompas.com - 08/10/2012, 17:51 WIB
EditorLusia Kus Anna

Kompas.com - Ilmuwan Inggris, Briton John Gurdon dan Shinya Yamanaka asal Jepang memenangi Hadiah Nobel kedokteran tahun 2012. Penghargaan diberikan untuk karya mereka menemukan sel punca (stem cells) yang tidak berasal dari embrio.

Terapi sel punca berkembang pesat dalam satu dekade terakhir. Sebelumnya terapi sel punca mendapat kecaman dari kalangan agama yang fanatik karena risetnya menggunakan embrio manusia.

Temuan yang dilakukan oleh Gurdon dan Yamanaka menunjukkan sel punca bisa dihasilkan dari sel punca hasil reprogramsel somatik (induced pluripotent cells) yang berasal dari sel-sel kulit manusia. Ini merupakan terobosan besar yang membuka pintu pada metode baru dalam diagnosa maupun pengobatan penyakit karena tidak perlu memanfaatkan sel punca dari pembiakan embrio.

"Karya mereka adalah penemuan besar yang mengubah cara kita melihat perkembangan dan fungsi sel," demikian pernyataan panita Nobel dari Sweden Karolinska Institute.

Penemuan tersebut juga dianggap menawarkan cara baru untuk pengobatan penyakit.

Kedokteran adalah bidang pertama yang diganjar Hadiah Nobel setiap tahunnya. Hadiah untuk bidang sains, sastra, dan perdamaian pertama kali diberikan di tahun 1901 sesuai dengan wasiat penemu dinamit dan seorang pengusaha sukses Alfred Nobel.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.