Kompas.com - 01/10/2012, 13:49 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan, diperkirakan tidak hanya berasal dari kebakaran lahan yang terjadi di provinsi itu, tetapi juga dari provinsi tetangga Kalimantan Tengah.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Rachmadi Kurdi, di Banjarmasin, Senin (1/10/2012), mengatakan, pada malam hingga pagi hari angin bertiup dari utara ke selatan. Angin dari sebagian wilayah di Kalteng, seperti Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau itu, menuju pantai selatan Kalimantan melalui Kalsel.

Sebaliknya pada siang sampai malam hari terjadi angin laut yang berhembus dari selatan ke utara. "Angin yang dari utara ini membawa gumpalan kabut sehingga menambah konsentrasi kabut di Kalsel," ujarnya.

Saat ini, menurut Rachmadi titik api komulatif yang terpantau satelit di wialayah Kalsel selama 2012 mencapai 600 buah lebih. Dari jumlah tersebut yang berada di dalam kawasan hutan mencapai 35 persen. Yang terbakar umumnya semak belukar dan selasah. Untuk luas area lahan yang telah terbakar sendiri belum ada angkanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.