Kerajaan Inggris Tak Protes Soal Foto Bugil Pangeran Harry

Kompas.com - 28/09/2012, 20:58 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

LONDON, KOMPAS.com - Pihak Kerajaan Inggris menegaskan tidak akan mengajukan protes kepada Badan Pengawasan Pers Inggris, berkaitan dengan diterbitkannya gambar bugil Pangeran Harry dalam pesta di hotel mewah di Las Vegas, Amerika Serikat. Gambar bugil Pangeran Harry ini sempat dipublikasi di sebuah tabloid di Inggris.

Kantor berita AP, Jumat (28/9/2012) ini melaporkan, tabloid harian the Sun terbitan bulan lalu menerbitkan cuplikan gambar hampir bugil Pangeran Harry, pewaris nomor tiga tahta kerajaan Inggris. Gambar bugil Pangeran Harry ini sebelumnya tampil dalam media sosial di AS, dan kemudian diproduksi kembali di seluruh dunia.

Kantor Istana St James yang juga tempat kediaman Pangeran Harry, menegaskan, pihaknya sudah memastikan tidak akan melancarkan protes atau gugatan melalui Komisi Komplain Pers, berkaitan dengan penerbitan gambar "memalukan" dari cucu Ratu Elizabeth II.

Pihak istana menegaskan, keberatan ini akan mengganggu Pangeran Harry yang kini sedang bertugas di Afganistan. Pangeran Harry di sana bertugas sebagai pilot helikopter. Harry harus berhati-hati dalam tugasnya di lokasi panas di Afganistan.

Sikap keluarga Kerajaan Inggris soal gambar bugil Pangeran Harry, bertolak belakang dengan langkah gugatan hukum dan gugatan kriminal yang diajukan kerajaan Inggris ke pengadilan Perancis, berkaitan dengan sejumlah majalah di negara itu memuat gambar telanjang dada Kate Middleton, istri dari Pangeran William, kakak Pangeran Harry.

Media Perancis memuat gambar telanjang dada Kate, yang diambil paparazzi saat berjemur sinar matahari di tempat peristirahatan keluarga di Perancis. Pihak kerajaan Inggris mengirim pengacara ke Perancis untuk menggugat media massa, dan gugatan ini dikabulkan pengadilan Perancis.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.