Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/09/2012, 15:26 WIB
EditorErvan Hardoko

PYONGYANG, KOMPAS.com - Bibi Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dikabarkan sakit parah dan kemungkinan akan dirawat di Singapura. Demikian laporan media Korea Selatan, Jumat (28/9/2012).

Isu santer mengenai sakitnya bibi Kim Jong-Un itu yang bernama Kim Kyong-Hui (66) mencuat karena dia tak terlihat dalam pertemuan penting parlemen Korea Utara.

Foto terakhir Kim Kyong-hui yang bisa diperoleh memperlihatkan sosok yang kurus karena mengalami penurunan berat badan secara signifikan.

Surat kabar Korea Selatan mengutip sumber pemerintah Korea Selatan dan informasi diplomat di Beijing, mengungkapkan Kim sedang berada di luar negeri mencari pengobatan medis.

"Saya mendapat informasi bahwa Kim (Kim Jong-Un) tiba di Singapura didampingi pengawal yang tidak begitu banyak," demikian harian Joong Ang Ilbo mengutip sumber yang dekat dengan pemerintahan Korea Utara.

"Sepertinya dia dirawat di rumah sakit dan sekarang masih dalam perawatan," kata sumber itu. 

Sementara itu, Kementerian Korea Selatan, yang menangani hubungan lintas batas antar negara menolak untuk menanggapi isu tersebut.

Singapura diyakini telah lama menjadi tujuan perawatan medis bagi para pejabat Korea Utara. 

Bersama suaminya Jang Song-Thaek, Kim dianggap memiliki peran dalam membantu keponakannya Kim Jong-Un untuk meraih pucuk pimpinan setelah kematian ayah Kim Jong-Un. Desember lalu.

Jang yang juga Wakil Ketua Komisi Pertahanan Nasional dipandang sebagai orang nomor dua dalam hierarki Korea Utara. Pengamat mengatakan mereka adalah kekuatan sesungguhnya di balik tahta di Pyongyang.

Kim Kyong-Hui berada di pusat kekuasaan  hampir selama 40 tahun dan saat ini menjabat sebagai Sekretaris Komite Pusat Partai Buruh Korea.

Dia sempat menghilang pada 2003 ketika suaminya seperti disingkirkan, tapi kembali lagi di 2009 ketika Kim Jong Il menderita stroke, dan dia menemani Jong-Il ke acara-acara pemerintahan.

Dia dijadikan jenderal bintang empat bersama Kim Jong-Un pada September 2010.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.