Kompas.com - 26/09/2012, 13:41 WIB
EditorKistyarini

SYDNEY, KOMPAS.com — Tiga awak kapal asal Indonesia dari kapal pembawa pencari suaka yang menabrak karang di Samudra Hindia dan menewaskan 50 penumpangnya dijatuhi hukuman lebih dari lima tahun penjara di Australia karena penyelundupan manusia.

Kapal itu menabrak karang di wilayah terpencil Pulau Christmas, yang merupakan wilayah Australia, pada Desember 2010, dalam sebuah badai. Kejadian itu menewaskan sekitar 50 dari 90 pencari suaka yang diangkutnya. Para pencari suaka itu berasal dari Iran, Iran, dan Kurdi.

Ketiga warga negara Indonesia (WNI) yang mengawaki kapal yang dinamai SIEV 221, masing-masing Abdul Rasjid (61), Hardi Hans (22), dan Supriyadi (33), dinyatakan bersalah melakukan penyelundupan manusia oleh Pengadilan Distrik Perth, bulan lalu.

Hakim Stephen Scott menghukum ketiga orang itu dengan masa hukuman setidaknya tiga tahun, Rabu (26/9/2012). Hakim Scott mengatakan, ketiganya menyadari sejak awal "kondisi kapal, minimnya peralatan keselamatan, dan penuh sesaknya kapal itu."

Pengadilan itu mengatakan, hanya terdapat 20 jaket pelampung dan menurut Scott, kru kapal, yang meminta bayaran 2.000 dollar AS untuk mengangkut rombongan itu, telah mengabaikan bahaya yang dihadapi penumpangnya.

Hakim Scott menjatuhkan hukuman penjara selama lima tahun sembilan bulan kepada Rasjid yang menjadi kapten kapal. Ayah 13 anak itu wajib menjalani masa hukuman setidaknya tiga tahun tujuh bulan.

Sementara itu, Hans dan Supriyadi masing-masing diganjar hukuman lima tahun enam bulan, dengan periode tanpa pembebasan bersyarat selama tiga tahun empat bulan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.