Pidato Obama Singgung Reaksi terhadap Film Anti-Islam

Kompas.com - 25/09/2012, 22:44 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan berupaya mencegah Iran mengembangkan senjata nuklirnya. Hal itu  disampaikan dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Selasa (25/9/2012) waktu setempat.

Obama berbicara pada hari pertama digelarnya sesi debat umum Majelis Umum PBB. Dalam kesempatan itu, Obama juga berpidato soal gelombang baru kekerasan yang mengincar Amerika Serikat sebagai target. Rangkaian kekerasan itu meliputi serangan 11 September di Benghazi, Libya, yang menewaskan Duta Besar AS untuk Libya, Chris Stevens.

"Serangan pada dua pekan terakhir tidak hanya serangan terhadap Amerika. Serangan-serangan itu juga merupakan suatu serangan terhadap cita-cita pendirian PBB," kata Obama dalam naskah pidatonya.

"Jika kita serius atas cita-cita ini, kita harus berbicara jujur tentang penyebab yang lebih dalam dari krisis ini karena kita menghadapi pilihan antara kekuatan-kekuatan yang akan memecah-belah kita dan harapan yang kita pegang bersama," sebut Obama dalam kutipan pidatonya.

Obama juga akan membahas reaksi keras di seluruh penjuru dunia terkait pembuatan film "The Innocence of Muslims". Film tersebut diproduksi di Amerika Serikat dan memuat cerita yang menghina Nabi Muhammad. Di Indonesia, reaksi terhadap peredaran film itu telah memunculkan aksi unjuk rasa yang berujung ricuh, termasuk penyerangan terhadap restoran-restoran cepat saji.

"Tidak ada kata-kata yang membenarkan pembunuhan terhadap orang tak berdosa. Tidak ada video yang membenarkan serangan terhadap kedutaan. Tidak ada fitnah yang memberi alasan kepada orang untuk membakar sebuah restoran di Lebanon, atau menghancurkan sekolah di Tunis, atau menyebabkan kematian dan kehancuran di Pakistan," ujarnya.

Selain berbicara untuk kepentingan internasional, pidato Obama di depan para pemimpin negara-negara di dunia itu akan menjadi salah satu hal penting dalam pencalonannya sebagai presiden AS berikutnya. Sesi debat umum ini yang berlangsung hingga 1 Okotber itu akan memberi kesempatan kepada 35 pemimpin negara untuk menyampaikan pidatonya. Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan akan berpidato pada Selasa petang waktu setempat.

 



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorLaksono Hari W
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    Terkini Lainnya

    Raja Malaysia Hentikan Rombongannya untuk Tolong Korban Kecelakaan

    Raja Malaysia Hentikan Rombongannya untuk Tolong Korban Kecelakaan

    Internasional
    Antisipasi Pencurian, Gerobak Bakso Ikan di Manila Dilengkapi CCTV

    Antisipasi Pencurian, Gerobak Bakso Ikan di Manila Dilengkapi CCTV

    Internasional
    Cuaca di Jerman Panas, Seorang Pria Naik Motor Sambil Bugil

    Cuaca di Jerman Panas, Seorang Pria Naik Motor Sambil Bugil

    Internasional
    Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

    Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

    Internasional
    Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

    Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

    Internasional
    Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

    Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

    Internasional
    Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

    Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

    Internasional
    Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

    Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

    Internasional
    Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

    Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

    Internasional
    Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

    Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

    Internasional
    Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

    Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

    Internasional
    Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

    Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

    Internasional
    Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

    Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

    Internasional
    Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

    Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

    Internasional
    Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

    Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

    Internasional

    Close Ads X