Kompas.com - 25/09/2012, 11:40 WIB
EditorErvan Hardoko

SANAA, KOMPAS.com - Pria bertopeng menembak mati seorang pejabat senior intelijen di Sanaa pada Senin (24/9/2012) waktu setempat. Demikian ujar seorang sumber aparat keamanan Yaman.

Pejabat intelijen itu, Kolonel Abdulilah Al-Ashwal yang bekerja di Kantor Keamanan Politik, tengah meninggalkan sebuah masjid di Safiya, Sanaa ketika sejumlah pria bersenjata dengan sepeda motor menembakinya. 

Sejumlah pembunuhan dan percobaan pembunuhan mengincar pejabat keamanan dan politisi kerap terjadi menyusul pengusiran gerilyawan  Islam dari kota-kota di Provinsi Abyan di selatan Yaman.

Sebelumnya para gerilyawan ini mengendalikan wilayah selatan Yaman selama gejolak pemberontakan yang memaksa mantan Presiden Ali Abdullah Saleh jatuh dari kekuasaannya.

Pengganti Saleh, Abd-Rabbu Mansour Hadi telah bekerja sama dengan Washington dalam upaya  menghancurkan gerilyawan, termasuk meningkatkan serangan udara dengan menggunakan pesawat tak berawak AS.

Memulihkan stabilitas Yaman telah menjadi prioritas internasional karena muncul kekhawatiran  bahwa Al Qaida dan gerilyawan Islam lainnya bercokol di negara tetangga produser minyak terbesar Arab Saudi itu.
   

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X