Ahmadinejad Diperingatkan soal Pidato Keras

Kompas.com - 24/09/2012, 13:31 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com — Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon memperingatkan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengenai bahayanya pidato bernada keras, saat kedua orang itu bertemu di New York, Minggu (23/9/2012), sebelum pertemuan tahunan para pemimpin dunia di Sidang Majelis Umum PBB.

"Sekretaris Jenderal memberi perhatian pada konsekuensi pidato yang membakar, kontra-retorika, dan ancaman dari berbagai negara di Timur Tengah," kata kantor pers Ban dalam satu pernyataan.

Amir Ali Hajizadeh, Panglima Korps Pengawal Revolusi Iran, mengatakan, Iran dapat melancarkan serangan untuk mendahului Israel, kalau Iran yakin negara Yahudi tersebut mempersiapkan diri untuk menyerangnya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengisyaratkan Israel dapat menyerang instalasi nuklir Iran dan mengecam posisi Presiden AS Barack Obama yang menegaskan bahwa sanksi dan diplomasi harus lebih dulu dilakukan untuk mencegah Iran memiliki bom atom.

Iran membantah sedang berusaha membuat senjata nuklir dan mengatakan kegiatan nuklirnya bertujuan menghasilkan energi listrik.

Menurut pernyataan PBB, Ban memberi tahu Ahmadinejad Iran mesti "melakukan tindakan yang diperlukan agar masyarakat internasional mempercayai tujuan damai program nuklirnya."

Dalam pertemuan itu Ban dan Ahmadinejad juga membahas Suriah. Iran dituduh menggunakan pesawat sipil untuk menerbangkan personel militer dan banyak senjata melintasi wilayah udara Irak ke Suriah untuk membantu Presiden Bashar al-Assad yang berupaya memadamkan perlawanan terhadapnya, demikian laporan dinas intelijen Barat.

"Sekretaris Jenderal menekankan dampak serius di kawasan itu akibat situasi Suriah yang makin buruk dan menegaskan dampak kemanusiaan yang menghancurkan," demikian pernyataan tersebut.



EditorKistyarini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Bobol Atap, Bos Mafia Italia Rocco Morabito Kabur dari Penjara di Uruguay

Bobol Atap, Bos Mafia Italia Rocco Morabito Kabur dari Penjara di Uruguay

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

Internasional
Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Internasional
Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Internasional
Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Internasional
'Manusia Pohon' Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi agar Terbebas dari Sakit

"Manusia Pohon" Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi agar Terbebas dari Sakit

Internasional
Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Internasional
Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Internasional
Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Internasional
Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Internasional
Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Internasional
Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Internasional
China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

Internasional
Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Internasional
Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Internasional

Close Ads X