Pengebom Bunuh Diri Serang Gereja, 3 Tewas - Kompas.com

Pengebom Bunuh Diri Serang Gereja, 3 Tewas

Kompas.com - 24/09/2012, 08:01 WIB

ABUJA, KOMPAS.com — Seorang pengebom bunuh diri menyerang gereja Katolik di Wunti, di negara bagian Bauchi, Nigeria utara, Minggu (23/9/2012).

Bom meledak di luar gereja ketika tengah berlangsung misa, menewaskan tiga orang termasuk pelaku. Sementara lebih dari 40 orang lainnya luka-luka, kata Palang Merah Nigeria.

"Beberapa orang tewas dalam insiden ini. Saya belum tahu secara pasti jumlah korban jiwa saat ini," kata Mohammed Hassan, juru bicara polisi di negara bagian Bauchi, kepada kantor berita AFP.

Ia menambahkan, para petugas polisi telah berada di rumah sakit setempat untuk mendata para korban.

Ini adalah serangan terbaru terhadap gereja di kawasan Nigeria utara.

Kelompok militan Islam Boko Haram dituding sebagai pelaku serangan terhadap gereja dalam beberapa waktu terakhir.

Serangan yang dilakukan kelompok militan terhadap aparat keamanan, gedung-gedung pemerintah, dan gereja telah menewaskan tak kurang dari 1.400 orang di Nigeria sejak 2010.

Boko Haram mengatakan, mereka ingin mendirikan negara Islam di Nigeria utara, yang banyak didiami oleh warga Muslim.

Pemerintah Amerika Serikat telah memasukkan Boko Haram sebagai organisasi teroris.


EditorErvan Hardoko
Komentar

Terkini Lainnya

Elektabilitas Masih Rendah, Golkar Yakin Bisa Bangkit Pasca Pilkada 2018

Elektabilitas Masih Rendah, Golkar Yakin Bisa Bangkit Pasca Pilkada 2018

Nasional
Seorang Kepala Dinas Konsumsi Sabu, Bupati Aceh Utara Akan Periksa Pejabat Lainnya

Seorang Kepala Dinas Konsumsi Sabu, Bupati Aceh Utara Akan Periksa Pejabat Lainnya

Regional
Berkali-kali Survei Tempatkan Prabowo Di Bawah Jokowi, Prabowo Tetap Tegar

Berkali-kali Survei Tempatkan Prabowo Di Bawah Jokowi, Prabowo Tetap Tegar

Nasional
Transfer Rp 1,2 Miliar secara Ilegal ke Sejumlah Rekening, 'Teller' Bank Ditangkap Polisi

Transfer Rp 1,2 Miliar secara Ilegal ke Sejumlah Rekening, "Teller" Bank Ditangkap Polisi

Regional
50 Tahun Merdeka, Swaziland Resmi Berganti Nama Jadi eSwatini

50 Tahun Merdeka, Swaziland Resmi Berganti Nama Jadi eSwatini

Internasional
Sekjen PKS dan Gerindra Bertemu, Bahas Kegiatan Teknis Perkuat Koalisi

Sekjen PKS dan Gerindra Bertemu, Bahas Kegiatan Teknis Perkuat Koalisi

Nasional
Tak Terima Diputus Pacar, Seorang ABG Lompat dari Jembatan Ampera

Tak Terima Diputus Pacar, Seorang ABG Lompat dari Jembatan Ampera

Regional
Survei Cyrus Network: Elektabilitas PDI-P Ungguli Parpol Peserta Pemilu Lain

Survei Cyrus Network: Elektabilitas PDI-P Ungguli Parpol Peserta Pemilu Lain

Nasional
Ikuti Tes Masuk Polisi, Empat Pemuda Kedapatan Curi Boneka

Ikuti Tes Masuk Polisi, Empat Pemuda Kedapatan Curi Boneka

Regional
Musim Hujan Tiba, Pengungsi Rohingya di Bangladesh Khawatir Banjir

Musim Hujan Tiba, Pengungsi Rohingya di Bangladesh Khawatir Banjir

Internasional
Di Kediri, Warga Miskin yang Sakit Tak Perlu Repot, Dokter Akan Datang ke Rumah

Di Kediri, Warga Miskin yang Sakit Tak Perlu Repot, Dokter Akan Datang ke Rumah

Regional
Presiden Uganda: Mulut untuk Makan, Bukan untuk Seks Oral

Presiden Uganda: Mulut untuk Makan, Bukan untuk Seks Oral

Internasional
Sandiaga Uno: Survei Gerindra Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Ingin Pemerintahan Baru

Sandiaga Uno: Survei Gerindra Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Ingin Pemerintahan Baru

Nasional
Tersangka Pemilik 57 Kg Merkuri Dapat Bahan Baku dari Pulau Seram

Tersangka Pemilik 57 Kg Merkuri Dapat Bahan Baku dari Pulau Seram

Regional
Kirim Dua F-16, Irak Lancarkan Serangan Udara ke Wilayah Suriah

Kirim Dua F-16, Irak Lancarkan Serangan Udara ke Wilayah Suriah

Internasional

Close Ads X