Polisi: Gadis "Penista Agama" Tidak Bersalah

Kompas.com - 22/09/2012, 22:13 WIB
EditorKistyarini

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Kepolisian Pakistan menyatakan pada persidangan bahwa gadis Kristen, yang dipenjara karena dituduh melakukan penistaan agama, tidak bersalah. Sebaliknya, kata polisi, tokoh agama yang dituduh menjebak gadis itu yang harus diadili.

Perwira penyelidik Munir Jafri mengatakan polisi tidak menemukan bukti apapun terhadap Rimsha Masih, diduga berusia 14 tahun, yang pada Agustus lalu dituduh membakar beberapa lembar halaman Al Quran. Seperti diberitakan, Rimsha akhirnya dijebloskan ke penjara selama tiga minggu.

"Kami juga mengatakan pada pengadilan bahwa ada sejumlah saksi dan bukti terhadap imam setempat yang menjebak gadis itu dengan tuduhan penistaan agama," terang Jafri kepada AFP.

Hakim Ghulam Abbas Shah menunda persidangan hingga Senin (24/9/2012), untuk memutuskan apakah Imam Hafiz Mohammed Khalid Chisti, yang ditangkap atas tuduhan memasukkan sejumlah halaman Al Quran ke tas berisi kertas terbakar, bersalah atau tidak.

Rao Abdur Rahim, penasihat Hammad Malik, tetangga Rimsha yang bersama Chisti menuduh gadis itu, menyatakan tidak puas dengan laporan polisi.

"Laporan ini berdasarkan itikad tidak baik dari para penyelidik dan direkayasa untuk membuktikan bahwa Rimsha tidak bersalah. Tapi, saya akan memperjuangkan kasus ini dan membuatnya (Rimsha) menghadapi pengadilan," kata Malik.

Rimsha dan keluarganya, yang mengkhawatirkan keselamatan mereka akibat tuduhan penistaan agama itu, dipindahkan ke tempat yang dirahasiakan sejak Rimsha dibebaskan dengan jaminan pada 8 September lalu.

Kasus Rimsha Masih, yang dituduh membakar beberapa lembar kertas termasuk beberapa lembar halaman Al Quran, memicu kecaman dari berbagai kalangan karena gadis itu disebut-sebut masih di bawah umur, buta huruf, dan mengalami kesulitan belajar.

Satu laporan medis yang resmi menyatakan Rimsha sebagai "tidak berpendidikan" dan berusia 14 tahun, tapi memiliki mental di lebih rendah dari usianya. Sejumlah laporan menyebut dia berumur 11 tahun dan mengalami Down's Syndrome.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X