Kompas.com - 21/09/2012, 22:40 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

HONGKONG, KOMPAS.com — Para penggemar Apple pada Jumat (21/9/2012) ini menyerbu toko-toko Apple mulai dari Sydney, Australia, hingga Paris di Perancis guna membeli teknologi terkini Apple, yakni iPhone 5.

Antrean mengular di toko-toko Apple Inc di Asia, Eropa, dan Amerika Utara, berlomba untuk menjadi yang pertama menggunakan telepon pintar versi terakhir dari Apple itu.

Kantor berita AP melaporkan, di London sejumlah penggemar sudah menanti selama sepekan dalam antrea panjang, Di Hongkong, pembeli pertama berteriak keras "iPhone 5! iPhone 5!" begitu dia mendapat telepon pintar mutakhir dan terakhir buatan Apple itu.

Staf Apple harus membantu pembeli dengan mengawal mereka satu per satu melewati pintu masuk toko Apple.

Telepon pintar itu akan segera dijual di Amerika Serikat dan Kanada, beberapa jam setelah ditawarkan di Australia, Jepang, Hongkong, Singapura, London, Paris, dan beberapa kota di Jerman. iPhone 5 akan dijual di lebih dari 22 negara setelah sepekan kemudian.

iPhone 5 lebih tipis dan ringan, dengan layar lebih tinggi, prosesor lebih cepat, perangkat lunak yang mutakhir, dan bisa bekerja lebih cepat dari jaringan telepon "generasi keempat".

Apple Inc menerima dua juta pesanan dalam tempo 24 jam pertama sejak mengumumkan akan mengeluarkan iPhone 5. Jumlah ini lebih dari dua kali jumlah pemesan saat mengumumkan akan mengeluarkan iPhone 4S pada periode yang sama saat diluncurkan tahun lalu.

Minat besar pada iPhone 5 ini membuat polisi di Osaka, Jepang, kini melakukan investigasi berkaitan dengan pencurian sekitar 200 iPhone 5, termasuk 116 telepon iPhone 5, hanya dari satu toko telepon.

Di London, polisi mencoba mencari pertolongan untuk menemukan seorang pria yang diduga berkaitan dengan pencurian 252 iPhone 5 dari satu toko di Wimbledon pada awal Jumat pagi.

Analis memperkirakan, Apple akan mendistribusikan sekitar 10 juta iPhone 5 terbaru sampai dengan akhir September ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.