Pasca-bentrokan, Penjagaan Kedubes AS Ditingkatkan

Kompas.com - 18/09/2012, 22:23 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Sehari setelah didemo Forum Umat Islam terkait film Innocence of Muslims, Kedutaan Besar Amerika Serikat masih dijaga. Meski hanya protokoler, kewaspadaannya lebih ditingkatkan.

"Pengamanan di kedubes AS tetap berupa keamanan protokoler. Hanya saja kewaspadaannya ditambah," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Selasa (18/9/2012).

Rikwanto juga meminta warga Jakarta tetap beraktivitas seperti biasa. Jika ada unjuk rasa seperti Senin (17/9/2012), polisi akan menginformasikan kepada media.

"Kalau ada informasi mengenai demonstrasi, kami akan informasikan ke media agar jangan sampai aktivitas masyarakat terganggu," ujar Rikwanto.

Selain itu, Rikwanto juga meminta cabang-cabang franchise restoran siap saji asal Amerika Serikat tidak perlu khawatir. Mereka diminta tetap buka seperti biasa.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa Forum Umat Islam di depan Kedubes AS pada Senin kemarin berlangsung rusuh. Mereka melempari ratusan polisi yang berjaga dengan batu, kayu, bahkan bom molotov.

Untuk memukul mundur demonstran yang sudah beringas, polisi menembakkan gas air mata dan water cannon. Pengunjuk rasa sempat mundur, tetapi kembali terjadi bentrokan.

Ada 11 dari pihak kepolisian yang terluka dan dibawa ke RS Medistra, Jakarta. Polisi juga menahan empat orang yang membawa ketapel. Namun, Senin malam mereka dilepaskan.

 

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

    Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

    Internasional
    Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

    Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

    Internasional
    Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

    Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

    Internasional
    Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

    Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

    Internasional
    Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

    Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

    Internasional
    Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

    Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

    Internasional
    Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

    Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

    Internasional
    Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

    Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

    Internasional
    Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

    Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

    Internasional
    Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

    Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

    Internasional
    Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

    Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

    Internasional
    Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

    Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

    Internasional
    Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

    Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

    Internasional
    Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

    Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X